PSIM Yogyakarta Vs Persebaya Surabaya: Van Gastel Waspadai Transformasi Bajul Ijo

PSIM Yogyakarta menegaskan kesiapan mereka untuk menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 yang akan digelar di Stadion Sultan Agung

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Dok PSIM Yogyakarta
BIG MATCH : Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel (kiri) bersama gelandang Ze Valente (kanan) memberikan keterangan pers jelang laga melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (24/1/2026). PSIM memprioritaskan pemulihan fisik pemain di tengah jadwal padat serta mewaspadai potensi perubahan taktik tim tamu. 

Ringkasan Berita:
  • PSIM fokus pemulihan fisik: Tim tuan rumah memprioritaskan kebugaran pemain menghadapi jadwal padat, dengan dukungan intensif dari staf medis.
  • Waspadai Persebaya: Pelatih Jean-Paul Van Gastel menyoroti taktik baru Persebaya dan menekankan pentingnya tetap bermain sesuai karakter PSIM.
  • Optimisme dan dukungan suporter: Ze Valente yakin tim siap amankan tiga poin, didukung atmosfer Stadion Sultan Agung yang penuh penonton.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tuan rumah PSIM Yogyakarta menegaskan kesiapan mereka untuk menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).

Di tengah jadwal kompetisi yang padat, tim berjuluk Laskar Mataram ini memprioritaskan pemulihan kondisi fisik pemain sembari mewaspadai perubahan taktik yang mungkin diterapkan tim tamu.

Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, mengungkapkan bahwa periode ini menjadi tantangan tersendiri bagi staf kepelatihan dan medis.

Rangkaian pertandingan dengan jeda istirahat yang singkat memaksa tim untuk bekerja ekstra keras dalam menjaga kebugaran pemain, terutama mereka yang sedang dalam penanganan medis.

"Yang penting bagi saya adalah periode ini. Kami melakukan sedikit pekerjaan fisik (pemulihan), karena sekarang kami memiliki banyak permainan dalam kondisi yang tepat. Jadi kami berfokus sedikit pada isu tersebut," ujar Van Gastel dalam konferensi pers pra-pertandingan, Sabtu (24/1/2026).

Pelatih asal Belanda tersebut menambahkan bahwa tim medis kini memegang peranan krusial.

Ia tidak menampik adanya beberapa masalah kebugaran dalam skuadnya, namun hal tersebut justru dimanfaatkan untuk membenahi aspek fisik secara lebih spesifik.

"Dan tentu saja, cedera yang kami alami membuat staf medis sangat sibuk untuk bekerja dengan mereka. Sebenarnya, ini bisa memberikan sedikit ilmu yang penting bagi kita untuk melakukan pekerjaan fisik dan memperbaiki fisik," jelas Van Gastel.

"Ke depannya kita akan menghadapi game yang jaraknya agak sedikit (padat). Jadwal break-nya akan sedikit memendek. Hal ini yang akan membuat tim medis sedikit sibuk. Namun, sejauh ini persiapan kami bagus dan kami siap untuk bermai,"lanjutnya.

Waspadai Transformasi Persebaya

Menghadapi Persebaya Surabaya yang kini ditangani oleh pelatih Bernardo Tavares, Van Gastel mengaku telah mempelajari permainan lawan.

Secara khusus, ia menyoroti laga terakhir Persebaya melawan Malut United, di mana tim Bajul Ijo memperlihatkan skema permainan yang berbeda dari biasanya.

"Tentu saja, saya telah menonton pertandingan Persebaya terhadap Malut (United). Dan Anda melihat cara bermain yang berbeda dari sebelumnya. Jadi pertanyaannya adalah, apakah akan sama? Atau apakah karena Malut mereka bermain begitu? Atau mereka ingin bermain begitu?" analisis Van Gastel.

Kendati demikian, Van Gastel menegaskan tidak ingin terlalu terpaku pada strategi lawan. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap memegang kendali permainan dengan karakter PSIM sendiri.

"Jadi bagi kami, mari kita lihat apa yang akan kita hadapi besok. Menurut saya, hal yang paling penting adalah bagi tim saya, kita bermain permainan sendiri, walaupun apa yang dilakukan musuh. Jadi bagi saya itu penting," tegasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved