Cilok Rainbow, Makanan Khas Jawa Barat Kreasi Anak Muda Jogja
Cilok yang biasanya terlihat standar dan berwarna putih ini ia kreasikan dengan warna-warna yang ada pada pelangi.
Penulis: abm | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Cilok. Merupakan singkatan dari aci dicolok. Ya, salah satu jenis makanan yang memiliki tekstur kenyal ketika digigit ini marak ditemui di daerah Jawa Barat.
Sebuah inovasi dari anak muda asal Yogyakarta, yang dulunya sempat mengenyam jenjang S1 di Bandung ini memiliki kenangan dengan salah satu makanan bernama cilok.
Ya, cilok yang biasanya terlihat standar dan berwarna putih ini ia kreasikan dengan warna-warna yang ada pada pelangi.
Ialah Arjuna Herdiansyah sang pencipta cilok dengan nama Cilok Rainbow, yang juga dibantu oleh kedua kawannya Andri Cabs dan Ovick Rozensky.
Produk yang baru dipasarkan pada awal Oktober 2015 ini menjadi kegemaran tersendiri bagi masyarakat di Yogyakarta maupun diwilayah lainnya.
Dijual dalam bentuk mentah dengan isi 15 buah cilok perbungkus, sudah terjual ratusan bungkus dalam perminggunya.
"Dalam seminggu kami bisa menjual 100 hingga 300 bungkus perminggu. Untuk awal kemunculannya Alhamdulillah banyak yang tertarik untuk memesan, baik jadi reseller maupun untuk konsumsi pribadi. Kebanyakan anak muda," ungkap Arjuna kepada Tribun Jogja pada Minggu (1/11/2015) siang.
Hanya mengeluarkan Rp 15.000, konsumen sudah bisa menikmatinya dan disediakan dengan bumbu kacang dan bubuk cabai.
Hanya satu bulan, produk ini sudah tersebar ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti Tasimalaya, Sukabumi, Malang, Cirebon, Lampung, Bandung, Semarang, Jakarta dan lainnya.
Dalam satu bungkus Cilok Rainbow terdapat beberapa warna di dalamnya yaitu hijau, merah muda, putih, oranye, biru dan ungu.
Untuk bahan pewarna cilok ini pun menggunakan pewarna yang diambil dari sayuran, buah-buahan dan rempah asli Indonesia. Salah satunya seperti cilok berwana ungu didapat dari ubi, hijau dari sawi hijau, kuning dari wortel dan lainnya.
"Isi ciloknya pakai daging sapi. Cara penyajiannya bisa digoreng pakai minyak panas, namun lebih banyak yang suka sih dikukus," imbuh Arjuna.
Kebanyakan konsumen dari Cilok Rainbow ini tidak hanya memesan satu kali saja. Namun setelah memesan dikesempatan pertama, para konsumen pun kembali memesan untuk merasakan lagi cilok kaya warna ini. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cilok-warna-warni_20151101_163830.jpg)