Pilkada Sleman
Kegiatan DPRD Sleman Lumpuh karena Disegel
Hal tersebut lantaran adanya penyegelan yang dilakukan oleh pendukung Paslon Nomor Urut 2, Sri Purnomo-Sri Muslimatun
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aktivitas di Kantor DPRD Sleman Rabu (21/10/2015) lumpuh.
Hal tersebut lantaran adanya penyegelan yang dilakukan oleh pendukung Paslon Nomor Urut 2, Sri Purnomo-Sri Muslimatun.
Pantauan Tribun Jogja, pintu dan jendela ruang sidang paripurna ditutup paksa dengan tumpukan meja dan kursi. Tidak hanya itu, penyegelan juga dilakukan di ruang pimpinan dewan dan kantor sekwan.
Penyegelan tersebut dilakukan sejak Selasa (20/10/2015) malam sekitar pukul 21.00.
Penyegelan tersebut mengakibatkan sejumlah agenda DPRD di hari Rabu (21/10/2015) ditunda. Di antaranya rapat komisi yang sedianya digelar pukul 09.00, akhirnya dibatalkan.
Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Sleman, Heru Joko Indarto mengatakan agenda lain yang sejatinya digelar namun dibatalkan adalah public hearing dengan pansus guna membahas fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Perwakilan masyarakat yang datang terpaksa diminta untuk kembali di lain waktu.
"Sebenarnya public hearing digelar Senin dan Selasa, tapi dibatalkan karena ada demo. Kemudian dijadwalkan ulang, tapi karena disegel maka ditunda lagi," ungkapnya.
Selain itu, penyegelan juga menyebabkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2016 menjadi mundur.
Padahal pembahasan ini sangat penting mengingat prosesnya yang panjang dan memakan waktu yang lama.
"Jika sampai Desember tidak selesai, maka akan ada sanksi yang diberikan oleh pusat berupa pengurangan anggaran," kata dia. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dpdr-slema_3554654_20151021_190035.jpg)