LAKA MAUT DI JALAN MAGELANG
Sopir Pajero Maut Jalan Magelang Itu Ternyata Seorang Dokter
Pengemudi Pejero maut mengalami luka di bagian pelipis setelah mobilnya terbalik seusai menabrak dua pengendara sepeda motor
TRIBUNJOGJA.COM - Peristiwa kecelakaan maut di Jalan Magelang, Mlati, Sleman pada Kamis (01/10/2015) pagi menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Bagaimana tidak, korban meninggal yakni pasangan Yamilik dan Aris Nurhayati ini meninggalkan tiga orang anak perempuan. Ketiganya pun kini harus menerima kenyataan pahit jika mereka kini menjadi yatim piatu dengan cara yang sangat mendadak.

Suasana rumah duka korban kecelakaan pajero maut di Jalan Magelang (TRIBUNJOGJA.com | Khaerur reza)
[Baca juga: Tiga Putri Korban Pajero Maut di Jalan Magelang Kini Jadi Yatim Piatu]
Kasatlantas Polres Sleman AKP Yugi Bayu Hindarto, mengungkapkan dalam kecelakaan itu, Yamilik mengalami luka di kepala, patah tulang paha kaki kanan dan tewas di lokasi kejadian.
[Baca juga: Netizen Hujat Perilaku Pengendara Pajero yang Tabrak Pengendara Motor]
Sementara Aris Nurhayati yang membonceng mengalami luka cidera kepala dan meninggal di RSUP DR Sardjito Yogyakarta.
Selanjutnya, pengemudi mobil yang mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang fly over mengalami luka di pelipis kanan dan dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan penyelidikan sementara, Kanit Laka Polres Sleman IPTU Wartono, mengungkapkan bahwa pengemudi Pajero maut itu berprofesi sebagai dokter. Hal ini diketahui setelah pihak kepolisian melakukan konfirmasi terhadap pelaku.
Adapun peristiwa ini terjadi tepatnya di jalan Jogja - Magelang KM 5 Sinduadi, Mlati, Sleman sekitar pukul lima kamis pagi.
[Baca juga: Korban Pajero Maut Jalan Magelang, Warung Gudegnya Langganan Sejumlah Artis]
Seorang saksi mata Wahyudi (33) menceritakan kecelakaan maut tersebut terjadi saat itu mobil Mitsubishi Pajero warna putih dengan nomor polisi AB 888 AV yang dikemudikan Mahendranata Afisena (35) warga Ngaglik, Sleman melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan di Jalan Magelang.
Di saat bersamaan di jalur yang sama di depannya melaju sepeda motor berjenis Honda Vario dengan nomor polisi AB 6579 H yang melaju pelan.
Karena kecepatan yang tinggi tiba-tiba saja mobil menabrak motor tersebut sampai tersungkur, seusai menabrak mobil Pajero tersebut justru terus melaju dan dan menambah kecepatannya.
[Baca juga: Ini Kronologi Mobil Pajero yang Tabrak Lari Pengendara Motor Hingga Tewas]
"Mobil ini tambah kencang larinya ke utara, beberapa warga yang ada di sekitar kejadian langsung mengejarnya," ceritanya.
Saat mendekati simpang empat Jombor mobil hendak berbelok kiri ke arah barat, namun karena kecepatan yang tinggi mobil kemudian menabrak pembatas jalan dan terguling terbalik di bawah Fly Over Jombor.
"Pas kita kesini orangnya sudah nggak tau kemana, kayanya sudah dibawa polisi," paparnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pajero-evakuasi_20151001_102413.jpg)