Ini Proses Panjang Tes Lokomotif Hingga Boleh Tarik Gerbong
Setelah berbagai pengecekan perangkat beres, lokomotif kemudian untuk pertama kalinya dinyalakan di luar los Balai Yasa
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
Berisiko
Di jalur tes sepanjang sekitar 800 meter yang ada depan kawasan Balai Yasa, lokomotif akan dipacu untuk menguji berbagai komponen gerak lainnya.
Proses ini cukup berisiko mengingat bisa saja beberapa komponen penting mengalami malfungsi misalnya sistem pengereman.
Satu contohnya bisa dilihat ketika pada Sabtu (29/8) satu unit loko baru ini menabrak tembok pengaman.
Menurut seorang petugas penguji, setidaknya diperlukan tujuh kali bolak-balik jalur tes.
Karena trek yang panjangnya terbatas, lokomotif melaju maksimal 60 km/jam.
Setelah menjalani uji dinamis, lokomotif tidak langsung beroperasi. Tes selanjutnya adalah tes beban dengan membawa rangkaian yang dilakukan di jalur rel utama.
Setelah tes ini lulus, maka lokomotif bisa segera dioperasikan untuk menarik KA penumpang maupun barang.
Corporate Communication Manager PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Gatut Sutiyatmoko mengatakan, setelah lulus perakitan dan pengujian di Balai Yasa selanjutnya akan dioperasikan untuk KA penumpang dan KA barang.
“Sebagian mungkin juga akan dialokasikan untuk Sumatera,” katanya. (tribunjogja.com)
Makan siang di kantor? Delivery makanan area Jogja aja, klik makandiantar.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kereta-api_1009_20150910_175740.jpg)