Ini Proses Panjang Tes Lokomotif Hingga Boleh Tarik Gerbong
Setelah berbagai pengecekan perangkat beres, lokomotif kemudian untuk pertama kalinya dinyalakan di luar los Balai Yasa
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
Dimulai dari tiba di pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta, lokomotif yang tiba berupa bodi bagian atas harus dibawa ke Yogyakarta untuk dirangkai dengan bodi bagian bawah dan diuji.
Setidaknya butuh waktu sekitar satu minggu hingga lokomotif berdaya 2250HP yang mampu menarik hingga 30 gerbong barang ini siap dioperasikan.
Sementara pada 2015 ini, PT KAi direncanakan akan mendatangkan sekitar 50 unit lokomotif tipe CC206.
Proses pengiriman bodi atas CC206 dari Jakarta hingga Yogyakarta dilakukan menggunakan truk pengangkut khusus yang merayapi jalur pantura pada akhir Agustus 2015.
Butuh berhari-hari untuk tiba di Balai Yasa Yogyakarta di Pengok, kawasan sebelah timur stasiun Lempuyangan. Pun ketika tiba, truk pengangkut harus berhitung dengan waktu karena tidak boleh berjibaku dengan kemacetan lalu lintas.
Karena itu, umumnya truk pengangkut lokomotif ini tiba di Balai Yasa pada malam atau dini hari.
Dirangkai
Kepala Balai Yasa Yogyakarta, Eko Purwanto menjelaskan, ketika tiba, lokomotif tersebut biasanya segera dirangkai.
Satu unit lokomotif akan mendapat dua unit bogie atau bodi bawah. Bodi bawah ini terdiri dari rangka dan motor traksi yang telah dirangkai di PT INKA Madiun.
"Jadi ketika lokomotif sampai, masuk ke Balai Yasa, paginya biasanya segera dirangkai. Bogie sudah dipersiapkan di dalam Balai Yasa. Lokomotif kemudian diangkat menggunakan crane dan dipasangkan dengan bogie,” jelas Eko, beberapa waktu yang lalu.
Proses pun kemudian berlanjut ke pemasangan berbagai kabel kendali yang menghubungkan bodi atas dengan traksi motor di bawah.
Traksi motor ini sendiri merupakan penggerak roda lokomotif sehingga sangat vital dalam fungsi suatu lokomotif.
Berikutnya, lokomotif ditarik untuk diisi pelumas dan bahan bakar. Setelah berbagai pengecekan perangkat beres, lokomotif kemudian untuk pertama kalinya dinyalakan di luar los Balai Yasa.
Mesin akan dipacu setinggi mungkin untuk mengetahui kemungkinan adanya komponen yang tidak berfungsi.
“Setelah semuanya beres, barulah untuk pertama kalinya loko diuji di jalur tes. Loko akan dipacu, ini disebut uji dinamis,” lanjut Purwanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kereta-api_1009_20150910_175740.jpg)