Dinkes Himbau Tetap Waspadai DBD di Musim Kemarau

Seluruh masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypte ini meski musim kemarau.

Penulis: tiq | Editor: oda
net
ilustrasi 

Sementara Kepala Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta, Ira Rasmasari mengatakan meski sudah memasuki masa lima tahunan siklus DBD, tetapi jumlah pasien DBD di Puskesmas Jetis mengalami penurunan. Bulan Agustus ini, jumlah pasien sudah banyak menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Sejak akhir bulan puasa yang lalu hingga kemarin, tercatat hanya ada tiga orang pasien DBD yang memeriksakan diri ke Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta.

Hal ini dikarenakan, sudah ada kesepakatan bersama di tingkat Kelurahan, Kecamatan, serta RT dan RW setempat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar lebih terjaga dari ancaman DBD.

"Sejak bulan puasa kemarin, masyarakat setempat sudah membuat community deal untuk sama-sama menjaga wilayah dari ancaman demam berdarah. Salah satunya tentu dengan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan," kata Ira.

Selama ini, lanjutnya, jika ada pasien datang ke puskesmas dan menunjukan gejala DBD, maka pihak Puskesma segera melakukan pemeriksaan awal secara menyeluruh.

Jika gejalanya positif mengarah DBD, maka segera dirujuk ke rumah sakit.

"Puskesmas melakukan pemeriksaan awal, penanganan lebih lanjut di rumah sakit," tandasnya. (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved