15 Tahun Lagi Roket Buatan Indonesia Bakal Mengangkasa

Sebagai perbandingan, sejumlah negara Asia seperti Korea dan India akan meluncurkan roketnya sendiri tahun depan

Penulis: nbi | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Niti Bayu Indrakrista

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Impian Indonesia untuk memiliki roket sebagai pengorbit satelit sendiri kini telah menemukan jawaban. Namun, masyarakat masih harus bersabar hingga 15 tahun lagi untuk melihat roket tersebut mengangkasa.

Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bagus Hayatul Jihad mengatakan, sejumlah kendala yang dihadapi membuat LAPAN kemungkinan baru dapat meluncurkan roket pengorbit sendiri paling cepat pada 2039.

Sebagai perbandingan, sejumlah negara Asia seperti Korea dan India akan meluncurkan roketnya sendiri tahun depan.

Sebenarnya menurut rencana, 2015 mendatang LAPAN akan meluncurkan satelit yang baru yaitu 8 A2. Namun karena masih terkendala dengan beberapa hal, maka dengan sangat terpaksa LAPAN pun akan meminjam roket milik India untuk meluncurkan satelit tersebut.

Menurut Bagus, terdapat dua kendala yang dihadapi LAPAN yaitu mengenai penelitian strategis dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat tabung roket.

"Uang bukanlah kendala bagi kami. Uangnya ada, tapi barang yang dibutuhkan itu tidak ada," katanya dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Teknik Mesin dan Teknik Eletro, Fakultas Teknik UMY, Yogyakarta, Senin (12/5/2014).

Bagus mengatakan, bahan yang dibutuhkan untuk membuat tabung roket harus ulet, elastis, dan kuat serta tahan digunakan pada tataran suhu tinggi. Tidak bisa hanya menggunakan bahan biasa seperti besi atau logam. Ia mengatakan, hingga kini pihaknya masih mendesain roket yang bobotnya ringan.

Menurut Bagus, penelitian tentang roket di berbagai negara termasuk penelitian strategis. Negara yang telah memiliki teknologi roket kemudian mengambil kebijakkan untuk memproteksi penelitian-penelitian yang berkaitan dengan roket.

Karena itulah LAPAN memilih mengembangkan roket-roket yang sebelumnya sudah dibuat, meskipun masih sebatas roket yang digunakan untuk penelitian dan pertahanan, seperti roket Sondak RX-550 dan Roket Pertahanan RHAN 122. (Tribunjogja.com)

Tags
ROKET
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved