Bocah Tiga Tahun di Gunungkidul Tewas Kecebur Sumur
Bungsu dari lima bersaudara ini meregang nyawa setelah terjatuh ke dalam sumur
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Nasib malang menimpa Muhammad Hasan Azzuri (3). Bungsu dari lima bersaudara ini meregang nyawa setelah terjatuh ke dalam sumur yang hanya ditutupi papan kayu, Kamis(6/2/2014) sore.
Kejadian yang memilukan ini bermula saat anak pasangan Danuri (45) dan Muji Rahayu (40), warga Karangduwet II, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo ini hendak membuat susu di dapur bersama kedua kakaknya, Muhammad Huzein Nur Fauzi(6) dan Fatimah Nurul Fajri(9).
Saat kedua kakaknya asik membuat susu, Hasan tiba-tiba naik ke atas meja yang berjejer dengan sumur. Usai mengambil air, korban lantas berjalan di atas sumur yang ditutupi papan kayu dan karpet. Naas, papan kayu yang digunakan untuk menutup sumur patah sehingga Hasan langsung terjebur.
Melihat adiknya terjatuh, kakak Hasan, Fauzi berusaha menolong dengan menarik tubuhnya. Namun karena tidak kuat, pengangan tangan Fauzi terlepas dan sehingga langsung terjatuh ke dalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter. Fauzi dan Fatima yang melihat adiknya masuk ke dalam sumur langsung berteriak meminta tolong kepada kedua orangtuanya yang berada di ruang tamu.
Kedua orangtua Hasan, Danuri dan Muji Hartini yang mendengar teriakan kedua anaknya langsung bergegas ke dalam dapur. Kedua orangtua Hasan langsung mencari anaknya dengan melihat ke dalam sumur. Mengetahui anaknya terjebur di dalam sumur, keduanya langsung berteriak histeris sehingga terdengar oleh para tetangga.
Tak lama berselang, warga langsung berdatangan ke lokasi dan berusaha untuk menolong Hasan. Saat warga berusaha menolong, Hasan masih terlihat bergerak. Namun karena tidak memiliki peralatan, warga hanya bisa melihat Hasan tenggelam. “Saat datang, saya masih melihat Hasan masih hidup. Namun saat warga mencari tali untuk menolongnya, anak tersebut peralahan tenggelam ke dasar sumur dan tidak bergerak lagi,”kata Riyanto.
Warga yang berusaha menolong akhirnya memberanikan diri untuk masuk ke dalam sumur dengan menggunakan tali. Sesampai di dasar sumur, warga langsung mengevakuasi tubuh Hasan yang sudah tenggelam di dasar sumur kedalaman airnya berkisar 4 meter. Saat dievakuasi, Hasan sudah dalam keadaan meninggal.
Tubuh Hasan kemudian diangkat ke atas dengan menggunakan tali. Kedua orangtua Hasan yang mengetahui anaknya sudah tidak bernyawa langsung berteriak histeris. Keduanya tidak percaya kalau anaknya tewas dengan cara yang mengenaskan. Bahkan ibu Hasan, Muji Rahayu pingsan beberapa kali. Dia meminta sumur yang telah merenggut nyawa anaknya ditutup cor.
Fauzi sendiri terlihat masih syok dengan peristiwa yang menimpa adiknya tersebut. Didampingi oleh neneknya, dia mengaku kalau tidak kuat menahan beban adiknya saat terperosok ke dalam sumur. “Aku pegang kedua kakinya, tapi berat jadi dilepas dan saya panggil ibu,” katanya dengan muka terlihat syok dan kebingungan.(*)