Kasus Penganiayaan TKW di Hongkong
Berat Badan Erwiana Turun 25 Kilogram Selama di Hongkong
Rohmad menginginkan agar penganiaya anaknya dihukum seberat-beratnya.
TRIBUNJOGJA.COM, SRAGEN - Rohmad, ayah Erwiana Sulistyaningsih, TKW yang mengalami penyiksaan di Hongkong mengaku kesal dan marah terhadap pelaku lantaran tega menyiksa anaknya.
"Saya merasa sangat terpukul, anak saya dulu berangkat berat badannya 50 kilogram (kg) pulang tinggal 25 kg. Keadaan badannya mengenaskan," ujarnya, Rabu (22/1). Artinya, selama merantau di Hongkong berat badan Erwiana turun 25 kg.
Saat kali pertama menemukan putri sulungnya pulang, Rahmad mengaku sempat tak percaya. Dirinya saat itu sedang berada di sawah, begitu mengetahui kondisi putrinya tersebut dirinya sangat syok.
"Saya di sawah saat itu, waktu anak saya pulang tidak ada kabar apapun kalau anak saya dipulangkan. Hari Jumat waktu anak saya pulang, ada taksi yang membawa anak saya, saya tidak mengira itu anak saya yang naik taksi, saya pikir itu caleg," lanjutnya.
Rohmad menginginkan agar penganiaya anaknya dihukum seberat-beratnya. Apalagi dari informasi yang diterimanya, Erwiana merupakan korban keempat yang dianiaya oleh majikannya di Hongkong tersebut. (*)