Uang Rp 85 Juta Amblas Gara-gara Ingin Lolos Tes Bintara
Niat hati ingin meloloskan sang buah hati tes Bintara, ND (55) warga asal Seyegan,Sleman kehilangan uang sebesar Rp 85 juta.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Kris Erlangga menceritakan, saat ini memang ada pendaftaran polisi. Anak ND juga mendaftar namun gugur di tahap seleksi. Kemudian Kamis (16/5/2013) sekitar pukul 09.00 WIB, ND mendapat telepon dari orang yang mengaku bernama Bertha Sinegar yang bertugas di Biro SDM Polda DIY.
"Orang itu bilang bisa meloloskan anaknya menjadi Bintara polisi jika menyetor Rp 120 juta," ungkapnya, Jumat (17/5/2013).
Kris menembahkan, jika ND sudah menyetorkan uang via transfer nanti akan ada orang dari pihak SDM Polda DIY yang akan datang ke rumah untuk mendata anaknya. Merasa mendapat angin segar setelah sang anak gagal di tahap seleksi, sekitar pukul 11.00 WIB ND lantas mentransfer uang sebesar Rp 120 juta ke nomor rekening yang diberikan.
Setelah beberapa jam ND baru menyadari jika sudah menjadi korban penipuan. Pasalnya orang yang dijanjikan tidak kunjung datang setelah dirinya mentransfer uang yang diminta.
"Mendapat laporan dari korban, kita langsung blokir rekeningnya. Namun yang di dalam rekening hanya tinggal Rp 35 juta," tegasnya.
Kris menuturkan, dari penyelidikan, memang pemilik rekening tersebut bernama Bertha yang beramatkan di Jawa Barat.
"Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penipuan dengan memanfaatkan momen seleksi kepolisian ini," ucapnya. Ia mengimbau agar masyarakt tetap berhati-hati dan waspada dengan berbagai modus penipuan yang saat ini marak terjadi. (*)