Trip to Balikpapan
Kulit Buaya Pun jadi Aksesoris Unik
Kulit Buaya Pun jadi Aksesoris Unik
Penulis: tea | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, BALIKPAPAN - Penangkaran buaya ini juga menyediakan produk sampingan lainnya yang juga dipasarkan adalah minyak buaya, abon, krupuk yang diolah dari daging buaya. Minyak buaya diyakini berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit, alergi dan gatal-gatal. Begitu pula dengan abon yang diolah dari daging buaya, juga kerupuk dari serpihan daging buaya. “Rasanya yang gurih, dank khas cocok pula untuk oleh-oleh bagi keluarga di rumah,” ucap Tarto, pemilik lokasi penangkaran buaya di Desa Tritip Balikpapan.
Sedangkan empedu buaya, menurut beberapa literature pengobatan China, diakui dapat menyembuhkan penyakit asma, baik yang ringan hingga berat. Kini sudah tersedia dalam bentuk kapsul.
Produk asesoris dari kulit buaya selama ini hanya dapat dimiliki oleh sekelompok masayrakat kelas atas saja. Hal ini dikarenakan harganya yang sangat mahal dan merupakan produk impor. Padahal, sebenarnya bahan mentahnya banyak berasal dari Indonesia. Untuk memenuhi permintaan pengunjung, pengelola penangkaran buaya kini juga menjual produk asesoris yang siap pakai.
“Kini dijual asesoris yang terbuat dari kulit buaya, seperti ikat pinggang, tali jam, gatungan kunci, dompet dan tas,” ucapnya. (*)