Foto-foto Ekspedisi Sabuk Merapi 2011 Tribun Jogja
Sebagian foto jalannya Ekspedisi Sabuk Merapi 2011 Tribun Jogja di Jalur Selo menuju Puncak Merapi
Editor:
Setya Krisna Sumargo
Selain dampak primer luncuran awan panas, hujan pasir/abu, hingga bom lava di kawasan puncak, produk letusan Merapi 2010 menurut Ir Dewi Sri Sayuti dari BPPTK Yogyakarta, telah mengubah secara dramatis morfologi semua sungai yang berhulu di gunung ini.
Perubahan itu terjadi akibat terjangan lahar dingin dalam jumlah yang luar biasa yang terangkut aliran air sepanjang musim hujan 2010/2011. Di sektor barat, hulu Kali Putih menyimpan tak kurang 8,2 juta meter kubik material.
Di hulu Kali Krasak ada sekitar 10,8 juta meter kubik, hulu Kali Gendol tertimbun 24 juta meter kubik, hulu Kali Pabelan tak kurang 20,8 juta meter kubik, dan hulu Kali Woro yang membelah Sleman-Klaten menyimpan potensi 7 juta meter kubik material lahar.
Dari sisi flora fauna, produk letusan Merapi 2010 juga telah menghancurkan kawasan sangat luas di sektor selatan dan tenggara. Gunung Merapi benar-benar telah berubah, tidak sesederhana seperti tahun-tahun dulu lagi.(Tribunjogja.com)