250 Atlet Ikuti Pekan Olahraga Pelajar Cacat Daerah 2011
Pekan Olahraga Pelajar Cacat Daerah (Popcada) dan Pekan Olahraga Cacat Daerah (Porcada) DIY 2011.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lintasan lari di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Senin (27/6) digunakan untuk membuktikan siapa pelari terbaik dari sekian peserta yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Cacat Daerah (Popcada) dan Pekan Olahraga Cacat Daerah (Porcada) DIY 2011.
Dalam ajang atletik, perlombaan lari tidak hanya diikuti oleh atletnya, melainkan diikuti oleh guru pendamping. Dengan demikian, guru pendamping juga memiliki peran besar dalam perlombaan itu.
"Untuk nomor lomba lari, yang berlomba tidak hanya atletnya, tapi kami selaku guru pendamping juga ikut berlari. Namun prestasi tetap tergantung pada atletnya," kata satu guru pendamping di Mandala Krida.
Ajang olahraga bagi para penyandang cacat ini resmi dibuka pada Senin (27/6) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Seluruh pertandingan mulai digelar mulai Senin (27/6) hingga Rabu (29/6). Acara resmi dibuk oleh Kasubag TU Balai Pemuda dan Olahraga DIY, Grace Sri Astuti, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY.
"Kegiatan ini untuk membina atlet cacat yang punya potensi sesuai dengan kemampuannya masing-masing," kata Grace.
Melalui kegiatan ini, Pemprov DIY berharap agar kegiatan ini terus mampu menghasilkan atlet berprestasi, yang dapat mengharumkan nama bangsa di pentas internasional. Hal itu karena DIY sering melahirkan atlet berkebutuhan khusus yang sering menghasilkan medali emas.
Meski begitu, Grace meminta agar setiap atlet hanya bertanding di cabang olahraga yang benar-benar sesuai dengan kualifikasi kemampuannya.
Terkait penghargaan bagi atlet penyandang cacat, Grace menyatakan, pemerintah telah mengapresiasi prestasi mereka dengan mengangkat sejumlah atlet penyandang cacat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Popcada dan Porcada tahun ini diikuti total masing-masing 160 atlet dan 90 atlet dari Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
Untuk Popcada, tiap kabupaten dan kota diikuti oleh masing-masing 32 atlet, sementara Porcada diikuti oleh masing-masing 18 atlet.
Cabang yang ditandingkan meliputi atletik, bulu tangkis, dan tenis meja. Untuk cabang atletik digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Bulu tangkis di GOR Sorowajan Bantul, dan tenis meja di GOR SMA II Yogyakarta.
Dari kegiatan tersebut, atlet terbaik di Popcada akan diikutkan dalam Popcanas di Riau Oktober mendatang. Sedangkan atlet Porcada akan mewakili DIY di pentas Porcanas.