Warga Jambedawe Buka Jalur Ponjong-Tambakromo

Warga sangat kompak, tanpa harus menunggu komando."

Editor: Sulistiono
Warga Jambedawe Buka Jalur Ponjong-Tambakromo - longsor02.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/AGUNG ISMIYANTO
Puluhan warga Dusun Jambedawe, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY gotong royong membersihkan tanah longsoran dari tebing di dusun setempat.
Warga Jambedawe Buka Jalur Ponjong-Tambakromo - longsor01.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/AGUNG ISMIYANTO
Puluhan warga Dusun Jambedawe, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY gotong royong membersihkan tanah longsoran dari tebing di dusun setempat.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Puluhan warga Dusun Jambedawe, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY, bahu membahu membuka jalur Ponjong-Tambakromo jalan yang tertutup tanah akibat satu tebing di dusun itu longsor.

Longsoran yang menutup jalan itu lebarnya sekitar 4 meter, dengan panjang 20 meter. "Warga sangat kompak, tanpa harus menunggu komando," ujar Kepala Dukuh Jambedawe, Sutaryo, Senin (7/2/2011).

Sejak pagi, sudah ada 90 warga yang bergotong royong menyingkirkan tanah, serta beberapa potong pohon bambu di badan jalan yang ikut ambruk.

"Saat Kesbangpolinmas dan PB (Badan Kesatuan Bangsa, politik dan Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana) datang, kami sudah selesai menyingkirkan tanah dan bambu, yang menutup akses jalan," ujarnya.

Ia mengatakan, bencana tanah longsor terjadi Minggu (6/2/2011) sore. Bencana tanah longsor, merupakan bencana tahunan yang selalu menimpa warga Dusun Jambe dawe. "Hampir tiap tahun ada longsor, tapi di berbeda tempat," ujarnya.

Agar tidak meresahkan warga, beberapa pepohonan besar di bibir tebing akhirnya ditebang. Termasuk pohon bambu jenis ‘ori’ yang ada di dinding tebing.  “Tidak ada kerugian materi, " pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved