Sleman
Hari Jadi Persit ke-73, Yonif 403/WP Gelar Lomba Menggambar Berkonsep Teknologi Augmented Reality
Hari Jadi Persit ke-73, Yonif 403/WP Gelar Lomba Menggambar Berkonsep Teknologi Augmented Reality
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri
TRIBUNJOGJA.COM - Memperingati Hari Jadi Persatuan Istri Tentara (Persit) yang ke-73, Yonif 403/WP akan menyelenggarakan beragam kegiatan acara pada Minggu (7/4/2019) besok di Kompleks Batalyon 403/WP Yogyakarta.
Di antaranya kegiatan akan diisi dengan Seminar Parenting bertajuk Peran Keluarga Mendidik Bijak Generasi Gadget yang mendatangkan narasumber Kak Seto.
Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 100 ribu, peserta akan mendapatkan fasilitas seminar kit dan snack.
Ketua Persit Cabang LIX Novita Adi Rahmawati mengatakan, tema seminar pada peringatan hari jadi kali ini lebih menekankan pada tema keluarga.
Baca: Dituntut Multitasking, 758 CPNS di Lingkungan Pemprov DIY Akan Segera Terima SK
"Anak-anak sekarang dihadapkan dengan gadget, jadi bagaimana agar ibu tidak kehabisan cara menghadapi anak-anak yang sering bermain gadget," ujarnya saat menggelar jumpa pers, Senin (1/4/2019)
Kegiatan lainnya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Persit ini juga dimeriahkan dengan Jalan Sehat Keluarga yang akan menempuh rute sejauh 4 kilometer.
Jalan Sehat Keluarga ini mengawali perayaan HUT Persit ke-73 yang dilanjutkan dengan senam bersama.
Komandan Batalyon 403/WP Mayor Inf Ade Pribadi Siregar SE MSi menambahkan, Jalan Sehat Keluarga ini menyuguhkan berbagai doorprize menarik, seperti 2 unit sepeda motor, 3 emas batangan 5 gram, 3 unit sepeda gunung, 3 unit kulkas dan beragam hadiah menarik lainnya.
"Biaya pendaftaran sebesar Rp 50 ribu, peserta akan mendapatkan fasilitas T-Shirt, snack, undian doorprize," ujarnya.
Baca: Pendaftaran UTBK Gelombang II Ditutup Malam Ini, Berikut Jalur Masuk PTN selain SNMPTN dan SBMPTN
Lanjutnya, yang spesial dari peringatan hari jadi kali ini dengan menggelar lomba mewarnai yang menggunakan konsep teknologi Augmented Reality.
"Konsepnya bentuk gambar sketsa yang diwarnai peserta dapat langsung diubah interaktif dalam wujud gerak dengan menggunakan gadget. Sketsa gambar ini juga memiliki jalan cerita, sehingga saat divisualkan di atas panggung, peserta dapat menikmati adegan gambar bergerak sambil mendengarkan cerita," jelasnya.
Subtansi dari konsep mewarnai kali ini, menurutnya, memang selaras dengan tema besar pada event kali ini yakni relasi antara peran orangtua, gadget dan aktifitas anak.
Baca: Dituntut Multitasking, 758 CPNS di Lingkungan Pemprov DIY Akan Segera Terima SK
Melalui konsep ini, diharapkan dapat mengedukasi anak-anak bahwasannya gadget dapat digunakan sebagai alat penghasil karya.
Selain lomba mewarnai, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba drumband untuk tingkat SD yang memperebutkan Piala Utama Ketua Persit 403.
"Untuk kompetisi drumband terbatas, hanya peserta 20 SD saja, pendaftaran bersifat gratis. Lomba mewarnai untuk TK hingga kelas II SD ini peserta dibatasi 200 anak saja," ucapnya.
Tentunya, kegiatan ini juga menghadirkan sebanyak 20 tenant kuliner juga dimeriahkan dengan aksi sosial seperti donor darah.(tribunjogja)