Bantul

TPST Piyungan Ditutup, Paguyuban Jasa Ambil Sampah Tak Bisa Buang 450 Ton Sampah

TPST Piyungan Ditutup, Paguyuban Jasa Ambil Sampah Tak Bisa Buang 450 Ton Sampah

TPST Piyungan Ditutup, Paguyuban Jasa Ambil Sampah Tak Bisa Buang 450 Ton Sampah
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Ketua Eker-eker Golek Menir, Sodik Marwanta didampingi bendahara, Sapta Wiajaya saat diminta keterangan oleh wartawan terkait dengan penutupan TPST Piyungan, Selasa (26/3/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Hingga Selasa (26/3/2019) siang, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, di Desa Sitimulyo, Kabupaten Bantul masih diblokade.

Armada truk yang biasa membuang sampah di tempat pembuangan akhir tersebut dilarang masuk.

Alhasil, sampah dari warga menumpuk tak bisa dibuang. Kondisi ini membuat paguyuban jasa pengambilan sampah kecewa.

"Kami ditanyakan terus sama warga yang menjadi pelanggan kami. Mengapa sampah tidak diambil, ada apa?," kata ketua Eker-eker Golek Menir, Sodik Marwanta, Selasa (26/3/2019).

Baca: Sultan Tunggu Laporan Tim Soal TPST Piyungan

Eker-eker Golek Menir merupakan sebuah paguyuban jasa pengambilan sampah di masyarakat. Beranggotakan 150 armada truk. Wilayah sebaran pelanggan dari paguyuban ini meliputi Kota Yogyakarta, Bantul dan Sleman.

Berdasarkan penuturan Sodik, ia dan temannya sudah tiga hari, sejak Sabtu sore, Paguyuban Eker-eker Golek Menir ini tidak lagi bisa membuang sampah di tempat pembuangan sampah yang dibangun sejak tahun 1995 itu.

Imbasnya, sudah tentu sampah dari warga menumpuk.

Bahkan kata sodik, tumpukan sampah yang tidak dibuang selama tiga hari itu mencapai 450 ton.

"Perhitungannya satu hari, satu armada itu satu ton. Kalau ada 150 armada berarti satu hari ada 150 ton. Dikalikan tiga. Jadi ada 450 ton sampah yang belum dibuang," papar dia, menjelaskan.

Baca: Persoalan TPST Piyungan Mendesak Diselesaikan

Lebih lanjut, lelaki yang sudah 8 tahun menggeluti jasa pengambilan sampah ini berpendapat penutupan TPST Piyungan yang dilakukan oleh warga setempat tidak mencerminkan rasa keadilan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved