Kesehatan

RS Mata Dr YAP Beri Pelatihan Deteksi Dini Glaukoma Untuk Kader Puskesmas Binaan

RS Mata Dr YAP Beri Pelatihan Deteksi Dini Glaukoma Untuk Kader Puskesmas Binaan

RS Mata Dr YAP Beri Pelatihan Deteksi Dini Glaukoma Untuk Kader Puskesmas Binaan
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Jumpa pers Pekan Glaukoma Sedunia di RS Mata 'Dr YAP', Jumat (15/3/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam rangka memperingati Pekan Glaukoma Sedunia, tahun ini, RS Mata 'Dr YAP' menyelenggarakan berbagai kegiatan, salah satunya pelatihan deteksi dini glaukoma untuk kader puskesmas binaan RS Mata 'Dr YAP'.

Tiga puskesmas binaan RS Mata 'Dr YAP' yakni Puskesmas Gondokusuman I, Puskesmas Gondokusuman II dan Puskesmas Jetis.

Ketua Panitia Pekan Glaukoma Sedunia RS Mata 'Dr YAP' dr Erin Arsianti mengatakan kegiatan pelatihan deteksi dini glaukoma ini guna melatih kader dan paguyuban dalam melakukan deteksi dini glaukoma di wilayah kerja puskesmas binaan.

"Kader puskesmas dan Dokter Umum sudah menjalani pelatihan. Kami harapkan untuk bisa melakukan deteksi dini," ujarnya saat menggelar jumpa pers Jumat (15/3/2019).

Baca: Pemerintah Desa di Kulon Progo Diminta untuk Lebih Responsif Gender

Lanjutnya, deteksi dini sangat penting dilakukan untuk mencegah hilangnya penglihatan dan mencegah progresivitas glaukoma agar tidak menjadi buta,"

Ia pun menyarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin agar tidak mengalami kehilangan penglihatan secara permanen akibat glaukoma.

"Glaukoma bisa terkena siapa saja. Gejala glaukoma sering tidak disadari atau menyerupai gejala penyakit lain, sehingga kebanyakan penderita kurang menyadari bahwa dirinya menderita glaukama dan baru diketahui ketika penyakit telah lanjut dan terjadi kebutaan total,"katanya.

Baca: Manfaat Buah Rambutan : Daging, Biji hingga Daun Semua Punya Khasiat Super!

Dari hasil deteksi dini, apabila ada peserta yang ditemukan adanya glaukoma dan memerlukan pemeriksaan lanjutan, akan diperiksa di RS Mata 'Dr YAP' secara gratis untuk 150 peserta pada Minggu (24/3/2019).

Acara puncak terbuka untuk umum, selain ada kegiatan deteksi dini akan ada senam bersama, talkshow edukasi kesehatan mata, stand farmasi untuk edukasi cara penggunaan obat, lomba pembuatan video kegiatan Pekan Glaukoma Sedunia dan doorprize menarik.(tribunjogja)

  

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved