Kampanye Lewat Medsos dan Website, Pentingkah?

Media online dan website sejatinya menjadi satu dari beberapa upaya kampanye yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini.

Kampanye Lewat Medsos dan Website, Pentingkah?
istimewa
Ilustrasi akses internet 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mendekati masa kampanye, banyak cara dilakukan oleh para caleg bahkan capres cawapres untuk menggaet simpati masyarakat.

Mulai dari blusukan, kampanye terbuka hingga menghadiri pertemuan bersama warga biasanya banyak dilakukan.

Memang April tahun ini rakyat Indonesia akan memilih pemimpin baik di tingkat legislatif maupun eksekutif.

Baca: PBTY Telah Usai, Capaian Tertinggi Masuk Wonderful Indonesia

Berbagai macam kampanye pun sudah mulai dijalankan oleh para caleg dan paslon capres-cawapres untuk meraih suara.

Selain melakukan kunjungan dan bertatap muka secara langsung, lantas apakah kampanye online atau melalui media daring perlu dilakukan?

Ditemui TribunJogja.com di kantor Niagahoster sebagai satu dari beberapa perusahaan penyedia layanan web-hosting, domain, dan server di Indonesia, Wayan Cahyono, Product Manager Niagahoster mengatakan media online dan website sejatinya menjadi satu dari beberapa upaya kampanye yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini.

"Banyak para caleg yang memanfaatkan media online untuk berkampanye, tidak terkecuali paslon capres-cawapres," katanya, Selasa (12/3/2019).

Baca: Ingin Sukses Berbisnis Online, Pastikan Punya Website yang Cepat dan Optimal

Bahkan, lanjut Wayan, media online diklaim efektif untuk memenangkan suara para pemilih millenial yang sering mengakses internet.

Selain aktif lewat media sosial, caleg maupun pasangan capres-cawapres faktanya juga memiliki website yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Hal ini yang membedakan dengan media sosial, website caleg dan paslon capres-cawapres saat ini dirasa kurang populer dan jarang ditilik oleh masyarakat.

Padahal, kata Wayan, website sebenarnya memiliki fungsi dasar sebagai media penyampaian informasi.

Baca: Setelah Resmikan Jalan Tol Terpanjang, Jokowi Langsung Datangi Agenda Kampanye

"Memiliki website yang terverifikasi bagi para caleg dan pasangan capres-cawapres sangat diperlukan sebagai sarana fact-checking di tengah banyaknya hoax yang beredar di internet," lanjutnya.

Penyampaian visi-misi, update berita terkini, profil lengkap, hingga kontak media center dapat dicantumkan sekaligus di satu halaman website yang bisa diakses oleh masyarakat hingga rekan media.

Informasi yang dibarui secara berkala dan divalidasi oleh tim pemenangan tentu akan menghindarkan caleg, paslon capres-cawapres dari hoax maupun kampanye gelap.

"Sebagai masyarakat digital yang cerdas, tidak ada salahnya untuk rajin mengakses website resmi caleg dan kedua paslon capres-cawapres agar tidak mudah terpapar berita-berita palsu," tutup Wayan. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved