Aktivitas Merapi

Untuk Kelima Kalinya, Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran

Untuk kelima kalinya, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran

Untuk Kelima Kalinya, Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran
Tribun Jogja/ Hasan Sakri
Petugas menunjukkan data pada waktu terjadinya awan panas guguran Gunung Merapi pada pukul 08.55 WIB di ruang pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Kota Yogyakarta, Senin (11/2/2019). Gunung Merapi pada Senin (11/2) pukul 08.55 WIB meluncurkan awan panas guguran dengan durasi 105 detik sejauh 400 meter ke arah sungai Gendol. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk kelima kalinya, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran, setelah sebelumnya di 29 Januari 2019 dan 7 Februari 2019 Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran.

Dari data yang dikeluarkan oleh akun Twitter resmi milik BPPTKG, dilaporkan pada Senin (11/2/2019) telah terjadi awanpanas guguran pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 105 detik, jarak luncur 400 m dan mengarah ke Kali Gendol.

Jarak luncur awan panas guguran yang terjadi pada 11 Februari lebih pendek dibandingkan dengan jarak luncur awan panas guguran yang terjadi pada 29 Januari dan 7 Februari 2019.

Baca: Awan Panas Guguran Terpantau Meluncur dari Puncak Merapi Sejauh 400 Meter

Untuk 29 Januari sendiri, Gunung Merapi mengeluarkan tiga kali guguran, yakni pada pukul 20.17 WIB dengan jarak luncur 1.400 m durasi 141 detik, pukul 20.53 WIB dengan jarak luncur 1.350 m durasi 135 detik serta pukul 21.41 WIB dengan jarak luncur kurang lebih 1.100 m durasi 111 detik, yang mana seluruhnya mengarah ke Kali Gendol

Sedangkan untuk awanpanas guguran yang terjadi pada 7 Februari sendiri terjadi pada posisi pukul 18.28 WIB dan memiliki jarak luncur 2.000 m dengan durasi 215 detik yang mengarah ke Kali Gendol.

Untuk guguran tanggal 11 Februari 2019, pada periode 00.00-06.00 WIB sendiri tercatat sebanyak 12 kali guguran dengan durasi 12-48 detik.

Periode 06.00-12.00 WIB tercatat jumlah guguran yang terjadi sebanyak 10 kali dengan durasi 15-45 detik.

Baca: Kemarin, Merapi Luncurkan Lava Pijar Enam Kali, Jarak Luncur Maksimal 700 Meter

Sedangkan untuk periode 12.00-18.00 WIB, jumlah guguran yang terjadi tercatat sebanyak 15 kali dengan durasi 9-53 detik.

Sampai dengan saat ini, tingkat aktivitas Merapi masih berada pada Waspada level 2.

Oleh karenanya, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Radius 3 km dari puncak Merapi juga harus dikosongkan.

Antisipasi adanya bahaya abu vulkanik juga harus dilakukan. Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved