Kriminal

BA Dicokok Polisi Karena Setubuhi Anak di Bawah Umur, Korban Hamil Tujuh Bulan

Ia mengatakan sering bermain bersama dengan kakak korban ke rumah korban, sampai akhirnya naksir, suka sama suka, sampai terjadilah persetubuhan

BA Dicokok Polisi Karena Setubuhi Anak di Bawah Umur, Korban Hamil Tujuh Bulan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto (tengah); Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Bayu Puji H (kiri); Kasubaghumas Polres Magelang, Iptu Tugimin; termasuk dua tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur, BA (32) di kiri dan MR (26) di kanan dalam jumpa pers di Mapolres Magelang, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jajaran Kepolisian Resort Magelang berhasil mengungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur di Kabupaten Magelang.

Tersangka berinisial BA (32), warga Dusun Pondok, Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung, dibekuk polisi atas perbuatannya menyetubuhi Melati (14) (bukan nama sebenarnya), anak di bawah umur, pelajar di salah satu sekolah swasta di Kecamatan Srumbung.

Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, mengatakan, pelaku, BA (32) ini kerap melakukan hubungan intim dengan Melati layaknya suami istri yang dilakukan di rumah pelaku di Dusun Pondok, Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung.

Hubungan intim yang dilakukan bahkan sudah sebanyak 10 kali.

Modus pelaku adalah dengan menggunakan bujuk rayunya, mengatakan sayang, suka dan cinta kepada Melati, dan akan menjanjikan akan menikahi korban, sehingga korban mau untuk disetubuhi oleh pelaku.

Baca: Iming-imingi Bisa Antarkan ke Surga, Kanjeng Sultan Setubuhi Seorang Pelajar di Kebumen

"Persetubuhan ini terjadi di daerah Srumbung, modusnya hampir sama, bujuk rayu kepada korban. Korban dan pelaku ini saling kenal karena memang tetangga satu desa. Pelaku menjanjikan korban sanggup menikahi, akhirnya terjadilah hubungan persetubuhan itu," ujar Eko, Selasa (15/1) dalam giat ungkap kasus di Mapolres Magelang.

Perbuatan bejat BA terbongkar saat korban, Melati, hamil dengan usia kandungan mencapai 28 minggu atau tujuh bulan.

Keluarga korban yang tidak terima akan perbuatan pelaku, melaporkan aksi busuk pelaku kepada Polres Magelang, sampai pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Korban saat ini dalam kondisi hamil, padahal umurnya masih menginjak 14 tahun.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved