Pelecehan Seksual Mahasiswa UGM

Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UGM, Tim Kuasa Hukum Sebut Agni Menolak Melakukan Visum

Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UGM, Tim Kuasa Hukum Sebut Agni Menolak Melakukan Visum

Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UGM, Tim Kuasa Hukum Sebut Agni Menolak Melakukan Visum
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Catur Udi Handayani, salah satu anggota tim kuasa hukum Agni 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Proses hukum kasus pelecehan seksual mahasiswi UGM,  Agni (bukan nama sebenarnya) saat ini masih dalam penyidikan. Agni pun disebut sempat menjalani pemeriksaan di Polda DIY.

Meskipun demikian, tim kuasa hukum Agni menyebut bahwa penyintas menolak saat diminta untuk menjalani visum.

"Ia menolak dengan alasan bekas luka fisik sudah hilang, mengingat kejadian sudah lewat lama," kata Catur Udi Handayani, salah satu kuasa hukum Agni di Kantor Rifka Annisa, Kamis (10/01/2019).

Selain itu, Agni juga merasa tidak nyaman lantaran harus menjalani visum. Walau menolak visum secara fisik, tim kuasa hukum mendorong agar Agni menjalani visum secara psikologis (Visum Psikiatrikum).

Baca: Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual UGM Desak Polisi Lakukan Penyidikan hingga Tuntas

Baca: Penuhi Panggilan ORI, Rektor UGM Dicecar 7 Pertanyaan Terkait Penanganan Kasus Pelecehan Seksual

Menurut salah satu kuasa hukum, Afif Amruloh, Visum Psikiatrikum secara hukum bisa digunakan dalam proses pengungkapan kasus pelecehan seksual.

"Prosesnya tetap dilakukan oleh penyidik," ujar Afif.

Sejauh ini, Catur menjelaskan bahwa tim kuasa hukum saat ini terus memberikan pendampingan kepada Agni selama menjalani pemeriksaan.

Pendampingan terutama dilakukan melihat dari kondisi psikologis Agni. Sebab proses yang berlangsung bisa membuat mentalnya semakin tertekan.

"Tapi kami optimis jika penyintas bisa melalui semua proses hukum dengan baik," kata Catur.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved