Sleman

Supir Pick-Up yang Terlibat Kecelakaan di Seyegan Masih Kritis, Dirawat di RS Panti Rapih

Supir Pick-Up yang Terlibat Kecelakaan di Seyegan Masih Kritis, Dirawat di RS Panti Rapih

Supir Pick-Up yang Terlibat Kecelakaan di Seyegan Masih Kritis, Dirawat di RS Panti Rapih
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Polisi mengamati TKP lakalantas yang terjadi di Puskesmas Sayegan, Jumat (7/12/2018) dini hari yang melibatkan mobil pikap dan sebuah sepeda motor. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pick-up serta sepeda motor matic pada Jumat (07/12/2018), mengakibatkan dua orang tewas.

Korban tewas merupakan pengendara dan pembonceng sepeda motor.

Kejadian tersebut terjadi di depan Puskesmas Seyegan dini hari tadi, saat warga masih terlelap.

Sementara itu, supir pick-up bernama Nur Irawan (33) dan istrinya Etika Dwi Novisari (29) saat ini masih dalam keadaan kritis. Hal tersebut disampaikan oleh kakak kandung Nur Irawan.

Baca: Pelaku Penyerangan Mobil Pikap di Seyegan Tewas dalam Kecelakaan, Polisi Belum Beberkan Motifnya

"Betul, saat ini posisinya berada di RS Panti Rapih, dipindahkan dari RS At-Taurots Al Islamy sekitar setengah 4 pagi tadi," ungkap kakak Nur Irawan saat dijumpai di Mriyan Wetan, Margomulyo, Seyegan sore tadi.

Menurut kakak kandung Nur yang tidak ingin disebutkan namanya ini, kondisi adik serta iparnya tersebut belum stabil.

Keduanya pun belum bisa dimintai keterangan secara utuh tentang kejadian tadi.

"Lebih lengkapnya sebaiknya langsung ke kepolisian saja," kata kakak Nur.

Baca: Laka Pikap dan Sepeda Motor di Seyegan, Satu Rumah Warga Rusak

Sebelumnya, Kasi Humas Seyegan'>Polsek Seyegan Aiptu Paijan membenarkan informasi dan kronologis yang beredar melalui pesan singkat.

Menurutnya, dua pengendara motor yang tewas bermaksud melakukan aksi begal terhadap Nur. Mobilnya pun sempat dipukul dengan stik besi berwarna perak.

Setelah sempat terjadi kejar-kejaran, keduanya lalu terlibat kecelakaan, menewaskan dua pengendara motor yang salah satunya masih berstatus pelajar.

"Kami belum tahu apakah keduanya ditabrak atau tidak, sebab setelah kejadian kesadaran supir sudah agak kurang dan dia mengaku bingung," jelas Paijan ditemui Tribun Jogja siang tadi.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved