Pendidikan

Rektor UGM Unjuk Gigi dalam Fashion Show Koreografi Keluarga Besar UGM

Aksi ini untuk memeriahkan Fashion Show Koreografi Keluarga Besar UGM dalam rangkaian Festival Batik yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan UGM.

Rektor UGM Unjuk Gigi dalam Fashion Show Koreografi Keluarga Besar UGM
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Rektor UGM bersama istri yang merupakan ketua Dharma Wanita Persatuan UGM mengikuti fashion show koreografi di Grha Sabha Pramana pada Minggu (2/12/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk pertama kalinya Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono mengikuti kegiatan fashion show.

Meskipun bukan model dan belum pernah sama sekali bergaya di atas karpet merah, Panut mengaku sangat antusias memeriahkan Fashion Show Koreografi Keluarga Besar UGM dalam rangkaian Festival Batik yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan UGM di Grha Sabha Pramana pada Minggu (2/12/2018).

"Kemarin diajari oleh Griya Lestari. Meskipun baru pertama saya akan usahakan tampil prima. Meskipun saya bukan penampil profesional. Saya senang-senang saja. Yang terpenting ikut memeriahkan," katanya pada Tribunjogja.com.

Berkenan dengan tema UGM Menyambut Revolusi Industri 4.0 dalam kegiatan ini menurutnya sangat relevan sekali dengan apa yang terjadi saat ini.

UGM sebagai perguruan tinggi memang harus melakukan hal-hal yang berkaitan dengan revolusi industri.

"Terkait revolusi industri 4.0, UGM memang harus bisa menyiapkan SDM maupun lulusan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," ungkapnya.

Menurutnya, pergeseran sesuatu yang konvensional menuju ke arah digital juga akan berpengaruh kepada batik yang merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia.

Baca: Dosen UGM Teliti Kejadian Hiperlasi Neo Intimal Usai Pasang Ring Jantung

"Dalam fashion show koreografi kali ini juga akan menggambarkan kondisi sedang di lakukan oleh UGM berkaitan dengan revolusi industri. Saat ini, batas negara sangat borderless, kita akan mempunyai kerja sama dengan orang asing. Oleh karenanya, nanti juga akan ditampilkan mahasiswa asing di UGM dengan menggunakan batik," terangnya.

Melalui fashion show tersebut pula, Panut ingin mengajak semua kalangan yang ada untuk mengejar kemajuan yang ada dengan tidak lupa juga mengembangkan budaya yang ada.

Nur Indrianti Ketua Dharma Wanita Persatuan UGM mengungkapkan jika fashion show ini merupakan rangkaian hari kedua festival batik.

Baca: Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Asean Islamic Student Summit

Dalam kegiatan ini juga ditampilkan pameran batik dari 20 UMKM dan 2 stand batik on food, serta sehari sebelumnya terdapat kegiatan 69 meter dan lomba fashion show yang diikuti 19 perwakilan fakultas yang ada di UGM.

"Kenapa kita pilih fashion show koreografi, karena ini bukan fashion show biasa. Disini kita akan tampilkan kegiatan kampus sehari-hari. Mulai dari mahasiswa, satpam, dosen, maupun pimpinan UGM," terangnya.

Mengenai tema UGM menghadapi revolusi industri 4.0, menurutnya hal tersebut sesuai dengan kebijakan UGM'>Rektor UGM untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0.

"Kita harus menyadari, saat ini kita memang berada pada era tersebut. Apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi hal tersebut. Meskipun hanya Dharma Wanita, kita juga harus bergerak ke arah itu. Kita sebagai ibu juga harus menyiapkan anak-anak kita menghadapi hal itu," katanya (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved