Kota Yogyakarta

Pemkot Yogya Luncurkan Aplikasi Ngelarisi Oktober Mendatang

Pemerintah Kota Yogyakarta angkat derajat dan kesejahteraan pelaku UKM dan UMKM dengan aplikasi online bertajuk Ngelarisi

Pemkot Yogya Luncurkan Aplikasi Ngelarisi Oktober Mendatang
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat Pelatihan UMKM, Senin (17/9/2018) lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya mengangkat derajat dan kesejahteraan pelaku UKM dan UMKM Kota Yogyakarta. Salah satunya adalah dengan aplikasi online bertajuk Ngelarisi yang segera diluncurkan pada Oktober mendatang bersamaan dengan penyelenggaraan Festival Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa ada tiga komoditi yang akan ditawarkan melalui aplikasi tersebut, yakni kuliner dan snack untuk tahap pengembangan pertama.

"Oktober selesai. Kalau sudah selesai kita masukan industri kerajinan, fashion, dan industri lainnya. Harapannya nanti aplikasi Ngelarisi ini bisa jadi aplikasi transaksi jual beli online seperti yang sudah ada selama ini," urainya, belum lama ini.

Baca: Astra Motor Yogyakarta Luncurkan Aplikasi Motorku

Baca: Artis Malaysia Eira Syazira Kagumi Yogyakarta

Walaupun aplikasi tersebut dikelola oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, namun Heroe menegaskan, bahwa butuh kerjasama seluruh stakeholder untuk mampu mengembangkan aplikasi Ngelarisi tersebut.

"Kami akan melibatkan bank-bank untuk melayani transaksi pembayarannya. Lalu juga dalam aplikasi Ngelarisi ini juga dibutuhkan fotografer, agar bagaimana produk misalkan makanan terlihat menarik ketika dilihat. Serta packaging juga tak kalah penting untuk bisa menaikan produk secara online," terangnya.

Orang nomor 2 di Kota Yogyakarta tersebut juga tak memungkiri bahwa penjualan produk secara konvensional juga harus tetap dipertahankan. Salah satunya adalah melalui revitalisasi pasar tradisional.

"Mereka (pelaku UMKM dan UKM) juga butuh punya pasar. Selama ini pasar tradisional di Kota Yogyakarta banyak diisi dengan komoditi yang berasal dari luar kota Yogya," ungkapnya.

Ia pun menyebutkan, pada tahun 2019 akan melakukan revitalisasi terhadap Pasar Prawirotaman yang akan menjadi 4 lantai. Lantai dasar akan tetap diisi dengan kebutuhan bahan pokok seperti yang sudah ada saat ini. Sementara untuk lantai atas digunakan sebagai pasar untuk pelaku UKM dan UMKM dalam menjajakan produknya.

"Apalagi Pasar Prawirotaman dekat dengan hunian wisatawan, terutama wisatawan asing. Nantinya ketika mereka mencari oleh-oleh yang unik dan khas dari Kota Yogyakarta, bisa datang ke Pasar Prawirotaman," tandasnya.

Halaman
12
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved