Kota Yogya

Pemkot Yogyakarta Permudah Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS)

Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan inovasi pelayanan perizinan untuk masyarakat salah satunya adalah penyederhanaan perizinan usaha.

Pemkot Yogyakarta Permudah Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS)
ist
Logo Pemkot Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan inovasi pelayanan perizinan untuk masyarakat salah satunya adalah penyederhanaan perizinan usaha.

Menteri Dalam Negeri telah menganulir layanan izin gangguan (HO) melalui Permendagri nomor 19 tahun 2017 tentang Pencabutan Permendagri nomor 27 tahun 2008 tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan di Daerah, maka otomatis Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) menjadi legalitas untuk usaha di bidang Usaha Toko Swalayan

Kabid Regulasi Dan Pengembangan Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta, Gatot Sudarmono menjelaskan bahwa penyederhanaan izin tersebut sudah dilakukan sejak pertengahan Juli 2018 lalu.

"Adapun penyederhanaan IUTS menyangkut beberapa aspek yakni menyederhanakan persyaratan, waktu proses penerbitan izin maupun prosedur dan mekanisme pelayanan," ucapnya, Jumat (14/9/2018).

Baca: Pemkot Yogya Godok Kebijakan untuk Menekan Sampah Plastik

Gatot menjelaskan, sebelum melakukan penyederhanaan tersebut, untuk proses izin IUTS memakan waktu hingga tiga hari.

Pada rentang waktu tersebut, beberapa persyaratan yang masih kurang atau keliru, mengharuskan pemohon untuk kembali lagi ke loket untuk memberikan berkas perbaikan.

"Sekarang ketika online bisa satu hari jadi. Pendaftaran izin maupun persyaratan bisa diunggah secara online. Nanti ketika ada yang salah, petugas kami akan langsung chatting dengan yang bersangkutan," bebernya.

Ia pun membeberkan bahwa yang termasuk dalam Toko Swalayan tersebut adalah toko yang melakukan sistem pelayanan secara mandiri, menjual barang secara eceran, bisa berbentuk minimarket, supermarket, departement store, hypermarket, dan grosir.

Baca: Pemkot Yogya Canangkan Germas untuk Cegah Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat

"Termasuk toko moderen berjejaring juga masuk dalam Toko Swalayan dan memerlukan IUTS," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help