Home »

DIY

Yogyakarta

Semester Awal 2018, Uang Palsu di DIY Mencapai Rp 150 Juta

BI DIY mencatat, sejak bulan Januari hingga menjelang akhir bulan Januari hingga Juni 2018 terdapat 1.905 lembar uang palsu.

Semester Awal 2018, Uang Palsu di DIY Mencapai Rp 150 Juta
net
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peredaran uang palsu (Upal) hingga saat ini masih saja menghantui masyarakat.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY mencatat, sejak bulan Januari hingga menjelang akhir bulan Januari hingga Juni 2018, data yang masuk tercatat sebanyak 1.905 lembar.

Pada bulan Januari Kantor Perwakilan BI menerima laporan dan mengamankan sebanyak 512 lembar upal.

Selanjutnya di Bulan Februari Maret masing masing mengamankan 353 dan 313 lembar, pada Bulan April mengamankan sebanyak 314 lembar, Bulan Mei 367 lembar dan Juni 46 lembar.

Baca: Gunakan Uang Palsu dari Mesin Fotokopi, Tiga Pemuda Ini Membeli Air Jordan

Pecahan Rp 100.000 paling banyak dipalsukan.

Bahkan tercatat sebanyak 299 lembar uang palsu Rp 100.000 emisi tahun 2016.

Sedangkan uang palsu pecahan Rp 50.000 emisi tahun 2016 sebanyak 65 lembar.

Uang palsu pecahan Rp 100.000 emisi tahun 2014 paling banyak, yakni 926 lembar.

Bila dinominalkan, total upal yang beredar yang tercacat Kantor Perwakilan BI DIY saja selama Januari hingga Juni 2018 mencapai Rp 150 juta lebih.

Halaman
123
Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help