Kulonprogo

Kulonprogo Mulai Dilanda Kekeringan

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai kebanjiran permohonan distribusi bantuan air bersih.

Kulonprogo Mulai Dilanda Kekeringan
IST
Warga Ngrandu, Desa Salamrejo, Sentolo mengucurkan air bersih dari tangki milik Tagana Kulonprogo ke dalam ember dan jerigen untuk dibawa pulang. Kekeringan kini mulai melanda sejunlah wilayah di Kulonprogo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Kekeringan mulai melanda beberapa wilayah di Kulonprogo memasuki musim kemarau ini.

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai kebanjiran permohonan distribusi bantuan air bersih.

Data dari BPBD Kulonprogo, sedikitnya ada enam kecamatan yang telah mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Yakni Kokap, Girimulyo, Kalibawang, Sentolo, Samigaluh, dan Nanggulan.

Permohonan bantuan diajukan oleh lebih dari 100 titik terdampak di lima kecamatan tersebut.

Baca: Akses ke Lokasi Proyek Bandara Kulonprogo Diperketat

Selain karena sudah masuk musim kemarau, kondisi kekeringan juga diperparah oleh adanya penutupan saluran irigasi Kalibawang untuk proses perbaikan.

Tidak adanya aliran menyebabkan tidak ada resapan air ke sumber air di sepanjang aliran irigasi tersebut.

Di Sentolo, kekeringan setidaknya melanda tiga wilayah pedukuhan di Desa Salamrejo yakni Disil, Ngrandu, dan Semen serta sebagian wilayah Desa Sukoreno.

Sumur warga yang rata-rata berkedalaman belasan meter sebagai sumber air bersih itu kini mulai mengering hingga tidak ada lagi air yang bisa diambil.

Kondisi ini sudah berlangsung sejak tiga bulan terakhir.

Halaman
1234
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help