Kulonprogo

Akses ke Lokasi Proyek Bandara Kulonprogo Diperketat

Hal itu dilakukan setelah proses pembersihan lahan kembali dilanjutkan oleh pihak pemrakarsa pembangunan beberapa waktu lalu.

Akses ke Lokasi Proyek Bandara Kulonprogo Diperketat
IST
Petugas kemanan berjaga di portal Jalan Daendels wilayah Glagah untuk mengamankan lokasi lahan proyek pembangunan NYIA 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pengamanan lokasi pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon kian diperketat.

Hal itu dilakukan setelah proses pembersihan lahan kembali dilanjutkan oleh pihak pemrakarsa pembangunan beberapa waktu lalu.

Portal Jalan Daendels kembali ditutup dan diamankan secara ketat oleh petugas gabungan dari unsur polisi, TNI, serta petugas keamanan PT Pembangunan Perumahan sebagai rekanan PT Angkasa Pura I untuk penyiapan lahan.

Pengamanan dilakukan di dua titik portal yakni di sisi timur (wilayah Desa Glagah) dan barat (Palihan).

Hanya warga sekitar, pekerja proyek dari AP I maupun PP serta petugas kepolisian saja yang diperbolehkan keluar masuk ke dalam areal lahan tersebut.

Bahkan, awak jurnalis sempat tidak diizinkan masuk untuk melakukan peliputan oleh petugas keamanan PT PP.

Selain pengetatan akses masuk, kegiatan pengamanan juga dilakukan 75 personil petugas kepolisian yang melakukan patroli keliling lokasi pekerjaan proyek.

Baca: Proyek Bandara NYIA, Nilai Investasi di Kulonprogo Melejit Sebesar Rp4 Triliun

Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution mengatakan pengetatan akses ke lokasi pembangunan dan patroli itu sesuai permohonan pemrakarsa pembangunan bandara untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan.

Seperti misalnya kecelakaan kerja maupun adanya pihak tertentu yang hendak memanfaatkan situasi secara negatif maupun menghambat pekerjaan.

Pihaknya melakukan screening (penyaringan) untuk memastikan bahwa pihak-pihak tidak berkepentingan tidak masuk ke dalam lokasi proyek yang berpotensi membawa risiko bagi orang tersebut maupun pekerjaan.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help