TribunJogja/

Pembangunan Jalur Bedah Menoreh Dipercepat

Proyek Bedah Menoreh pada 2018 ini memasuki tahapan percepatan pembangunan.

Pembangunan Jalur Bedah Menoreh Dipercepat
ist
Logo Pemkab Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Proyek Bedah Menoreh pada 2018 ini memasuki tahapan percepatan pembangunan.

Nantinya, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo juga akan membikin simbol visual penanda wilayah (landmark) di jalur ini.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Nur Cahyo Wibowo mengatakan, anggaran sebesar Rp2 miliar tahun ini dialokasikan untuk membangun trase jalan di jalur Prangkokan menuju Ngori di Desa Kebonharjo (Samigaluh) sepanjang 2,6 kilometer.

Pekerjaan selanjutnya yakni membangun jalur Ngori menuju Serguyu.

"Nanti juga akan dibangun jembatan sepanjang 80 meter yang dikonsep sebagai landmark. Lokasinya di perbatasan Kebonharjo dan Purworejo (Jawa Tengah)," kata Nur Cahyo, Senin (8/1/2018).

Baca: Antisipasi Longsor, Perbukitan Menoreh Dilengkapi 18 unit EWS

Ia menyebut, lokasi jembatan ada di persimpangan yang dikelilingi pemandangan hutan pinus sehingga diharapkan bisa menjadi jujugan wisata.

Warga bisa berfoto-foto di sekitar landmark itu, serupa dengan yang yang terjadi di kawasan Cemorosewu Karanganyar.

Pembangunan konstruksi fisik jalan pada proyek Bedah Menoreh disebutnya membutuhkan dana Rp 26 miliar.

Namun, jika ditotal secara keseluruhan proses, termasuk pengaspalan dan pembangunan jembatan hingga tuntas, dananya butuh Rp 46 miliar dan akan dikerjakan secara bertahap.

Untuk membangun jembatan saja, paling tidak dibutuhkan dana Rp20 miliar.

Baca: Wisata Kampoeng Organik, Tempat Asyik Bersepeda dan Nikmati Megahnya Bukit Menoreh

"Pada 2018 ini hanya fokus bangun jalan saja, belum pengaspalan maupun bikin jembatan. Kami juga akan menusulkan pembiayaan melalui Dana Keistimewaan untuk menuntaskan keseluruhannya. Saat ini masih proses pengajuan ke Pemerintah DIY," kata Nur Cahyo.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo, Agus Langgeng Basuki mengatakan pada 2019 nanti Pemerintah DIY akan melakukan studi kelayakan dan menyusun Detail Engineering Design (DED) jalur jalan Bedah Menoreh yang belum diselesaikan kabupaten.

Termasuk juga membiayai tahapan tersebut.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help