Masih Banyak Pengemudi Taksi Online di DIY Menolak Permenhub 108/2017

Sejumlah pengemudi taksi online berbasis aplikasi memang menyuarakan ketidak setujuannya terhadap pemberlakuan Permenhub tersebut.

Masih Banyak Pengemudi Taksi Online di DIY Menolak Permenhub 108/2017
TRIBUNJOGJA.COM/Bramasto Adhy
Ilustrasi: Ratusan pengemudi taksi online berunjuk rasa di DPRD DI Yogyakarta, Selasa (19/12). Mereka menolak Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait penegakan aturan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang angkutan sewa khusus, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY siap menindaklanjuti laporan Dinas Perhubungan (Dishub) DIY.

Dijumpai usai rapat kerja (raker) Komisi A DPRD DIY, bersama Ditlantas Polda DIY, di Ruang Komisi A, Kantor DPRD setempat, Senin (8/1), Dirlantas Kombes Pol Latief Usman mengatakan, bahwa pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan Dishub DIY.

"Sosialisasi selama ini kan sudah dilakukan. Nanti, akan ada data dari Dishub, kalau yang tidak jelas, ya kita tindak," katanya.

Latief menuturkan, penindakan tersebut, merupakan bagian dari sosialiasasi aturan Permenhub 108/2017, yang mulai diberlakukan per 1 Januari silam.

Namun, ia tidak menyangkal, bahwa penerapan aturan baru itu, belum bisa optimal, karena mendapat penolakan.

Baca: Hanya Sekitar 490 Taksi Online yang Boleh Beroperasi di DIY

Sejumlah pengemudi taksi online berbasis aplikasi memang menyuarakan ketidak setujuannya terhadap pemberlakuan Permenhub tersebut.

Terbukti, sampai sejauh ini, hanya sedikit saja di antara mereka, yang mengurus masalah perizinan melalui Dishub DIY.

Berdasar data yang diperoleh dari Dishub DIY, ucap Latif, baru 45 awak taksi online, yang mendaftar untuk mengurus perizinan.

Dalam artian, lanjutnya, masih banyak driver-driver angkutan berbasis aplikasi, yang tetap bersikukuh menolak aturan dari pemerintah pusat itu.

Halaman
123
Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help