TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Tukang Ojek Asal Temanggung Diringkus Polisi Saat Taruh Paket Sabu

Tersangka tertangkap saat sedang menaruh sebuah paket sabu di suatu tempat, yang sudah disepakati dengan pemesannya.

Tukang Ojek Asal Temanggung Diringkus Polisi Saat Taruh Paket Sabu
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, seorang tukang ojek asal Temanggung, NR, alias Dodot, nekat bekerja sambilan menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Akibatnya, ia diringkus petugas Polres Sleman, Jumat (3/11/2017) lalu.

Kasat Narkoba Polres Sleman, AKP Tony Priyanto mengatakan bahwa pihaknya harus melakukan penangkapan sampai di wilayah Temanggung.

Sebelumnya, gerak-gerik tersangka memang sudah dicurigai, hingga akhirnya dilakukan pengintaian.

"Tersangka berdomisili di Temanggung. Tapi, yang bersangkutan adalah pengedar yang mengirim barang ke wilayah Yogyakarta, khususnya Sleman. Kami lakukan pemberantasan sampai benar-benar tuntas," katanya.

Menariknya, lanjut Tony, tersangka tertangkap saat sedang menaruh sebuah paket sabu di suatu tempat, yang sudah disepakati dengan pemesannya.

Dalam penangkapan itu, sedikitnya empat gram barang haram tersebut, turut diamankan oleh pihaknya.

"Ada tiga paket sabu yang dibungkus plastik klip, dibalut plastik warna ungu, yang turut kami amankan. Pembelinya memang banyak dari Sleman," paparnya.

Menurut Tony, tersangka menjual satu paket sabu siap edar dengan rentang harga antara Rp 1,2 juta, sampai Rp 1,5 juta.

Berdasar hasil pemeriksaan, tersangka sudah menggeluti profesi terarang tersebut sejak empat bulan silam.

"Uang hasil penjualan, digunakan untuk membeli sabu lagi, pada seorang bandar besar. Kemudian, keuntungannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Tony menuturkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1), atau Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 127 Ayat (1a) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Hukuman kurung badan paling singkat 4 tahun dan maksimal 12 tahun, mengancam tersangka," tuturnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help