Sate Kere Beringharjo: Kuliner Unik Sekitar Malioboro, Bukan Daging tapi Legenda
Kota tak pernah kehabisan cerita, memiliki harta karun kuliner yang letaknya tak jauh dari Malioboro dan kesakralan Masjid Gedhe Kauman.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
“Satenya tuh enak! Walaupun terbuat dari gajih, ternyata rasanya kenyal, punya ciri khas tersendiri, dan rasanya berbeda serta enak," ungkapnya.
Rasa yang berbeda ini terletak pada lemak sapi yang ketika dipanggang menjadi sangat gurih (umami), berpadu dengan bumbu kacang yang cenderung manis khas Jogja.
Tekstur kenyal gajih memberikan pengalaman mengunyah yang unik, jauh berbeda dengan sate daging.
Kelezatan yang tercipta dari kesederhanaan bahan ini telah berhasil menarik perhatian banyak kalangan, dari penduduk lokal hingga turis.
Sate Kere Beringharjo bukan sekadar jajanan, melainkan sebuah narasi rasa yang menceritakan ketahanan dan kreativitas kuliner Jogja, menjadikannya pilihan unik yang wajib dicoba saat berada di kawasan bersejarah dekat Kauman. (MG Muhammad Fadhli Auliyaaul Haq)
Baca juga: Kuliner Jogja: Rekomendasi Sate Klatak Khas Jogja Dijamin Enak
| Praktik Pijat Liar di Malioboro Jadi Fokus Penertiban, Petugas Sering Terlibat 'Kucing-kucingan' |
|
|---|
| Desentralisasi Akomodasi ke Kawasan Penyangga Jadi Strategi Pemerataan Ekonomi Pariwisata DIY |
|
|---|
| Mahasiswa UGM Kembangkan Stiker Pintar dari Ekstrak Kulit Buah Naga untuk Pantau Kualitas Daging |
|
|---|
| Menyesap Nostalgia di Pasar Beringharjo, Kala Wingko dan Bakpia Ngasem Jadi Primadona Baru Wisatawan |
|
|---|
| Malioboro Penuh Puntung Rokok Jadi Sorotan Saat Kerja Bakti Terpadu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sate-Kere-Pasar-Beringharjo-Jogja.jpg)