TOPIK
Miras Oplosan
-
Setelah terjadi di Jawa Barat, Jakarta dan Banyuwangi, kali ini miras oplosan merenggut tiga nyawa di Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap
-
Polres Sleman musnahkan ribuan botol miras berbagai merek di area parkir Mapolres, Selasa (16/2/2016).
-
Pola peredaran miras jenis ini sulit terlacak karena dipasarkan dari orang ke orang.
-
Meski dinyatakan sudah membaik, namun belum ada jaminan ketiganya tidak akan mengalami gangguan penglihatan.
-
Hal ini, ditujukan agar penegakan hukum akan lebih jelas dan terang dengan aturan baru ini.
-
Tiga di antara lima pasien korban miras oplosan yang dirawat di RSUP dr Sardjito dinyatakan membaik
-
Keterangan resmi tersebut dibeberkan ahli forensik, dr Lipur Riyaningtyas SpF, di Gedung Diklat RSUP dr Sardjito,
-
Pasien tersebut mengalami gangguan penglihatan serta pendarahan pada lambung.
-
Kapolres Magelang Kota, AKBP Edi Purwanto, mencurigai tersangka pengoplos miras yang bisa beroperasi cukup lama.
-
Menurut Edi, kasus miras ini adalah kasus terbesar yang pernah dibongkarnya selama menjabat Kapolres Magelang Kota.
-
Hingga saat ini sebanyak 22 orang meninggal akibat menenggak oplosan yang diracik Sasongko, sedang empat lainnya meninggal setelah mengoplos sendiri
-
Saat dilakukan olah TKP, petugas juga menemukan barang bukti baru seperti obat nyamuk cair.
-
Diduga hendak menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan, empat anak di bawah umur diamankan polisi di seputaran lapangan Minggiran
-
Polsek Gondokusuman menjaring 12 orang yang sedang asyik menggelar pesta minuman keras (miras) di dua lokasi wilayah Gondokusuman Yogyakarta.
-
Dua orang warga Sleman juga meninggal setelah mengoplos miras yang dibelinya dari penjual di daerah Margoluwih, Sayegan, Sleman, Jumat (5/2/2016)
-
Belasan orang meninggal setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan yang dijual Sasongko, warga Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman.
-
Kepala Humas dan Bagian Marketing Rumah Sakit Bethesda, Nur Sukawati mengungkapkan pihaknya menerima 21 orang pasien miras oplosan
-
Semenjak masuk RS pada Rabu malam (10/12/2014) sekitar pukul 22.00, kondisi Sugeng terus menurun
-
Tangis duka kembali tersiar dari masjid-masjid di sekitar Kampung Code, Trirenggo, Jumat (12/12/14) pagi ini
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved