Miras Oplosan
Tiga Orang Korban Oplosan Meninggal di RS Bethesda
Kepala Humas dan Bagian Marketing Rumah Sakit Bethesda, Nur Sukawati mengungkapkan pihaknya menerima 21 orang pasien miras oplosan
Penulis: akb | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Humas dan Bagian Marketing Rumah Sakit Bethesda, Nur Sukawati mengungkapkan pihaknya menerima 21 orang pasien yang diduga sakit setelah menenggak miras oplosan.
Puluhan pasien tersebut mendatangi RS Bethesda, Kamis.
"Sementara data yang masuk ada 21 orang. Tiga orang meninggal dunia dan sekarang yang dirawat masih ada empat orang, sedangkan sisanya sudah pulang," jelasnya.
Tiga orang yang meninggal dunia di RS Bethesda yaitu Siwastono (51) warga Gondokusuman, Yogyakarta; Endro Sriharjanto (32) warga Umbulharjo, Yogyakarta; dan Al Qurni Nurmadan Hardani (26) warga Gondokusuman, Yogyakarta.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, selain di RS Bethesda, ada tiga rumah sakit di wilayah kota Yogyakarta dan satu rumah sakit di wilayah Sleman yang terdata merupakan lokasi perawatan korban miras oplosan oleh pihak kepolisian.
Di wilayah kota Yogyakarta yaitu RSI Hidayatullah, RSU PKU, dan RSUD Wirosaban.
Di RS Hidayatullah tercatat tiga orang meninggal dunia.
Ketiga korban miras oplosan itu yakni Muhammad Hi Hasan (20) warga Tidore Maluku Utara, Pajar Bayu Putra (21) warga Seluma Bengkulu, dan Ardeni Wanimbo (19) warga Waimena Papua.
Selanjutnya di RSU PKU, tercatat ada dua korban miras oplosan yang meninggal dunia, Nur Bahri Nur Rifai (19) warga Ternate Maluku Utara, Muhammad Rivaldi Syahputra (22) warga Jetis Yogyakarta.
Satu korban kemudian, Yakison Telenggen (22) warga Puncak Jaya Papua meninggal di RSUD Wirosaban.
Sedangkan satu orang yang diketahui meninggal dunia di RS wilayah Sleman yaitu Tendinus Tabuni (22) warga Jayapura Papua. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/miras_djhfdhsf_20160122_155823.jpg)