Miras Oplosan
Satu Korban Miras Oplosan Masih Kritis
Tiga di antara lima pasien korban miras oplosan yang dirawat di RSUP dr Sardjito dinyatakan membaik
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tiga di antara lima pasien korban miras oplosan yang dirawat di RSUP dr Sardjito dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang.
"Satu orang masih dirawat namun sudah membaik. Sedangkan seorang lagi masih dalam keadaan kritis," ucap staf Humas RSUP dr Sardjito, Banu Hermawan, Kamis (11/2/2016).
Tiga pasien yang pulang, imbuhnya, meski dinyatakan sudah membaik namun belum ada jaminan tidak akan mengalami gangguan penglihatan.
"Efek metanol yang terkandung dalam miras oplosan, bisa jangka pendek dan jangka panjang. Tergantung metabolisme tiap orang yang berbeda. Di sana kami tidak bisa memastikan jika pasien tersebut tidak akan mengalami kebutaan," urainya.
Sementara itu, satu korban yang dinyatakan kritis dikatakan Banu belum menunjukkan kondisi membaik. Pasien tersebut masih dalam perawatan intensif tim dokter.
"Belum ada peningkatan (kondisi) pasien tersebut. Hingga saat ini tim dokter belum melakukan tindakan cuci darah karena alasan tertentu," ungkapnya.
Selengkapnya simak di halaman 5 Tribun Jogja edisi Jumat (12/2/2016). (*)