TOPIK
Helikopter TNI Jatuh
-
Dika merupakan satu dari 13 korban tewas helikopter jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 yang jatuh di daerah Poso, Sulawesi Tengah
-
Ontang yang ditugaskan di Badan Intelijen Nasional (BIN) diketahui memiliki keinginan untuk membawa gembong teroris Santoso dalam keadaan hidup-hidup.
-
Anggota drum band Penerbad Semarang rupanya diminta Letda Cpn Tito untuk berlatih membawakan lagu "Sepanjang Jalan Kenangan".
-
Almarhum masih sempat menelpon kakaknya yaitu Desi Kurniawati untuk pamit.
-
Keluarga yang sempat tidak percaya kemudian langsung memantau kabar tersebut lewat televisi.
-
Keluarga di Yogyakarta sudah sempat menyiapkan pemakaman almarhum di pemakaman warga setempat.
-
Capt Agung Kurniawan meninggalkan seorang istri dan ketiga anaknya.
-
Sebanyak 13 orang yang berada di dalam helikopter tersebut dilaporkan tewas.
-
Sepertinya bukan lantaran usia helikopter yang sudah uzur.
-
Helikopter milik TNI Angkatan Darat (AD) jatuh di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3/2016).
-
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (AD) Brigjen Sabrar Fadhilah membenarkan musibah jatuhnya helikopter di Poso
-
Berikut data penumpang helikopter yang meledak di Poso:
-
Beredar kabar 13 orang jadi korban dalam musibah jatuhnya Helikopter Bell 412 milik TNI Angkatan Darat yang jatuh di Kabupaten Poso
-
Dengan meninggalnya Mendan Bilung, artinya korban meninggal kecelakaan Helikopter Jenis MI17 milik TNI menjadi 14 orang.
-
Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Jakarta, Senin (11/11/2013) sore tiba di Tarakan
-
Sukamto, paman Serka Aan mengatakan karena liang lahat sudah digali 3 hari yang lalu, kini terendam air banjir.
-
Lettu Agung juga pernah menawarkan Riska untuk ikut ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara
-
Berbagai versi penyebab jatuhnya Heli, yang sejauh ini beredar baru sekadar analisis.
-
"Kami terus melakukan proses penyelidikan akurat. Saya pikir dalam 3 hari ini kita bisa investigasi,"
-
Keenam penumpang selamat tersebut diterbangkan dari lokasi kejadian pada pukul 15.00 Wita
-
Helikopter jenis MI-17 milik TNI AD yang jatuh di sekitar Desa Apoping, Kecamatan Bahau Ulu, Sabtu (9/11/2013)
-
Saat ini TNI AD masih menyelidiki penyebab kecelakaan
-
Dari jumlah tersebut 13 orang dipastikan tewas (bukan 20 orang seperti diberitakan sebelumnya), dan 6 orang selamat
-
Saat ini, lanjut Iskandar, Kodam dan Batalyon dengan dibantu warga sekitar dan juga perusahaan helikopter
-
Iskandar mengatakan, sejauh ini informasi yang diterimanya menyebutkan sembilan penumpang helikopter mengalami luka bakar
-
Sekitar 20 penumpang heli belum diketahui nasibnya
-
Yamin telah menyiapkan sejumlah pasukan untuk siaga di Bandara RA Bessing Malinau
-
Dalam rombongan Tim SAR itu, diikutsertakan juga tim medis dan prajurit TNI yang akan mengamankan TKP
-
Heli tersebut mengalami musibah saat hendak mendarat di helipad yang ada di Malinau
-
Hal itu diungkapkan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman kepada Tribun Kaltim