Serie A

Prediksi Line-up AC Milan vs Inter Milan di Derby della Madoninna

Liga Italia Serie A akan menampilkan Derby della Madoninna antara AC Milan vs Inter Milan di San Siro, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Fayez NURELDINE / AFP
AC MILAN VS INTER MILAn - (Arsip) Nicolo Barella vs Rafael Leao di final Piala Super Italia antara Inter Milan vs AC Milan di Taman Al-Awwal di Riyadh 6 Januari 2025. Pervis Estupinan disebut berada di posisi terdepan untuk menjadi starter dalam pertandingan besar AC Milan vs Inter Milan, Senin dini hari.  

Ia kehilangan posisi starter karena Bartesaghi yang saat itu masih remaja dan tampaknya tidak sepenuhnya dipercaya oleh pelatih. 

Jika ia mampu menunjukkan performa yang penuh karakter, perhatian, kualitas, dan sedikit kreativitas, maka ia mungkin bisa membungkam rumor penjualan di musim panas untuk sementara waktu.

2. Youssouf Fofana

Dalam beberapa hari terakhir, pembicaraan tentang masa depan Fofana di klub setelah musim ini kembali mencuat, meskipun ia adalah gelandang ketiga yang paling sering digunakan Allegri setelah Luka Modric dan Adrien Rabiot.

Galatasaray masih diyakini tertarik dan telah melakukan pendekatan di bursa transfer musim dingin, tetapi Calciomercato.com menyatakan bahwa pemain Prancis itu tidak ingin pergi. 

Ia diperkirakan akan bermain sebagai gelandang serang kanan, dan dapat kembali menunjukkan pentingnya dirinya bagi Allegri dengan kontribusinya yang signifikan di antara kotak penalti.

Pujian datang dari mantan gelandang AC Milan, Massimo Ambrosini, yang memprediksi dia akan bersinar di derbi: 

“Kejutan di derbi? Fofana. Dia kurang beruntung sejauh ini, jauh melebihi kekurangannya. Saya suka sikapnya, dan jangan lupa bahwa dia harus beradaptasi menjadi seorang gelandang serang.”

3. Fikayo Tomori

Tidak ada lawan yang lebih sering dihadapi pemain Inggris ini sepanjang kariernya selain Inter Milan. 

Ia telah bermain dalam 14 pertandingan derbi, memenangkan lima dan kalah enam. 

Itu juga berarti tidak ada seorang pun di skuad yang memiliki pengalaman lebih banyak dalam pertandingan ini selain pemain Inggris tersebut (Mike Maignan juga memiliki 14 penampilan).

Tomori tampil tidak konsisten sejak musim 2021-22 yang mengantarkannya meraih Scudetto, tetapi di bawah asuhan Massimiliano Allegri, ia telah menjadi  pilar kunci dalam formasi tiga bek, bermain di sisi kanan yang tampaknya lebih cocok untuknya.

Ada juga pembicaraan tentang kesepakatan baru yang sedang dipertimbangkan. 

Namun, dengan kabar kedatangan bek tengah level starter di musim panas ditambah munculnya Koni De Winter (yang juga bisa bermain di sayap kanan), Tomori perlu mengatasi inkonsistensi dan menampilkan permainan terbaik dalam hidupnya, seperti yang bisa ditunjukkan oleh derby.

4. Christian Pulisic

Pulisic adalah orang yang menentukan hasil derbi sebelumnya musim ini, memanfaatkan bola rebound untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. 

Dia mencetak delapan gol di paruh pertama musim Serie A meskipun berjuang melawan masalah cedera, dan tampak berada dalam performa terbaiknya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved