PSS Sleman

Pieter Huistra: PSS Sleman Tak Boleh Larut dalam Kekalahan

Direktur Teknik PSS, Pieter Huistra, menegaskan timnya tidak boleh terlalu lama meratapi hasil tersebut.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan
Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra 
Ringkasan Berita:
  • PSS Sleman diminta segera bangkit setelah kalah 0-1 dari Barito Putera.
  • Pieter Huistra menekankan fokus pada tiga laga penting yang akan menentukan posisi klasemen.
  • Meski kalah, PSS masih di puncak klasemen dan ditargetkan sapu bersih kemenangan di sisa pertandingan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman diminta segera bangkit usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Barito Putera pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.

Direktur Teknik PSS, Pieter Huistra, menegaskan timnya tidak boleh terlalu lama meratapi hasil tersebut. Ia menyebut kondisi mental pemain memang sempat menurun, namun tidak signifikan.

“Secara mental sedikit menurun, tapi tidak terlalu banyak karena kami tidak punya waktu untuk terpuruk. Kami harus bangkit untuk pertandingan berikutnya,” ujar Huistra, Rabu (15/4/2026).

Tiga pertandingan penting

Menurutnya, Super Elja masih memiliki tiga pertandingan penting yang akan sangat menentukan posisi akhir di klasemen. Karena itu, seluruh elemen tim diminta segera mengalihkan fokus.

“Masih ada tiga pertandingan besar ke depan, jadi seluruh tim dan klub harus siap,” tegasnya.

Huistra juga mengevaluasi kekalahan dari Barito Putera. Ia menilai lawan tampil disiplin, terutama dalam bertahan, sehingga sulit ditembus.

“Barito adalah tim yang sangat kuat dalam bertahan dan jarang kebobolan. Kami sebenarnya juga kuat dalam bertahan, tapi kami membuat satu kesalahan dan mereka memanfaatkannya. Itu tidak perlu terjadi,” jelasnya.

Masih di puncak klasemen

Meski gagal meraih poin, PSS Sleman masih bertengger di puncak klasemen sementara. Situasi ini dinilai tetap menjadi keuntungan dibanding pesaing lainnya.

Huistra pun mengakui laga tandang melawan Barito memang sudah diprediksi berjalan sulit. Namun, ia menilai timnya setidaknya pantas membawa pulang satu poin.

“Kami tahu ini akan jadi pertandingan sulit. Bermain tandang melawan Barito selalu berat. Tapi melihat jalannya pertandingan, kami setidaknya pantas mendapat satu poin. Namun itu tidak terjadi,” ungkapnya.

Kini, PSS Sleman dituntut tampil maksimal di tiga laga sisa dengan target sapu bersih kemenangan demi menjaga peluang finis di posisi teratas.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved