Doa dari Paddock: Kisah Haru Ibunda di Balik Podium Aldi Satya di Phillip Island
Ada kisah haru seorang ibu yang untuk pertama kalinya terbang jauh ke Australia demi menyaksikan putranya balapan secara langsung.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Joko Widiyarso
Sejak lampu start padam, Aldi langsung bekerja keras menyalip satu per satu rivalnya. Ia secara perlahan merangsek ke rombongan tengah sebelum akhirnya menembus barisan depan.
Dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah akibat gerimis, keputusan strategis menggunakan ban kering (slick) menjadi titik balik kebangkitannya.
“Pertama-tama saya sangat senang sekali karena akhirnya bisa mendapatkan podium kembali setelah terakhir podium di tahun 2024,” ujar Aldi saat dihubungi Tribun Jogja, Senin (23/2/2026).
Adaptasi dengan sepeda motor
Ia mengakui perjuangan menuju podium tidaklah mudah. Selain harus memulai balapan dari posisi ke-28, Aldi juga masih beradaptasi dengan sepeda motor berbeda dibanding musim 2024.
“Start dari posisi 28 dan berusaha recover ke depan lagi itu tidak mudah. Pakai motor yang berbeda dari 2024 juga membuat saya harus beradaptasi dan lebih siap secara fisik,” katanya.
Terkait strategi penggunaan ban kering saat lintasan masih diguyur gerimis, Aldi menjelaskan keputusannya diambil setelah mengamati kondisi cuaca dan karakter aspal sirkuit.
“Memang cuacanya gerimis, tapi saya tahu aspal di sini cepat kering. Saya juga melihat awannya berubah cepat karena angin kencang dari arah pantai. Jadi saya putuskan pakai slick tire karena merasa itu keputusan yang bagus,” jelasnya.
Keberhasilan ini semakin lengkap dengan kehadiran sang ibu Dessy Prasanti yang datang langsung dari Indonesia untuk memberi dukungan di paddock.
“Pastinya senang karena pertama kali datang dari Indonesia untuk menonton langsung. Jadi tambah semangat buat balapan,” ucap Aldi.
Podium di Phillip Island ini menjadi sinyal kebangkitan Aldi Satya Mahendra di WorldSSP 2026 sekaligus modal penting untuk menjaga konsistensi pada seri-seri berikutnya.
| Rektor UAJY Bawa Semangat Pendidikan Humanis Global pada Forum Presiden Universitas Asia di Taiwan |
|
|---|
| Semarakkan Hari Lahir Pancasila Lewat Merti Wayang Beber Pancasila IV dan Kirab Budaya |
|
|---|
| Atasi Keterbatasan Ruang, Wawali Kota Yogya Minta Pemerataan Event dan Festival ke Sisi Selatan |
|
|---|
| UAJY Bersama ISKA DIY dan LSI Dorong Kesadaran Ekologis Melalui Sarasehan Kebangsaan |
|
|---|
| Suporter PSIM Yogyakarta Gelar Aksi Mural, Desak Penyelesaian Kasus Mandala Krida |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dessy-Prasanti-dan-Aldi-Satya-Mahendra-di-Race-2-World-Supersport-Championship-2026.jpg)