Doa dari Paddock: Kisah Haru Ibunda di Balik Podium Aldi Satya di Phillip Island
Ada kisah haru seorang ibu yang untuk pertama kalinya terbang jauh ke Australia demi menyaksikan putranya balapan secara langsung.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Ada kisah haru seorang ibu yang untuk pertama kalinya terbang jauh ke Australia demi menyaksikan putranya balapan secara langsung.
- Podium dramatis Aldi Satya Mahendra pada Race 2 World Supersport Championship 2026 di Philip Island Grand Prix Cirxuit, Minggu (22/2/2026), bukan hanya soal strategi dan persaingan di lintasan.
- Di tengah riuh paddock dan tegangnya balapan, Dessy Prasanti, ibunda Aldi, menyaksikan momen bersejarah itu dari jarak dekat.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Podium dramatis Aldi Satya Mahendra pada Race 2 World Supersport Championship 2026 di Philip Island Grand Prix Cirxuit, Minggu (22/2/2026), bukan hanya soal strategi dan persaingan di lintasan.
Ada kisah haru seorang ibu yang untuk pertama kalinya terbang jauh ke Australia demi menyaksikan putranya balapan secara langsung.
Di tengah riuh paddock dan tegangnya balapan, Dessy Prasanti, ibunda Aldi, menyaksikan momen bersejarah itu dari jarak dekat.
Baginya, hasil tersebut menghadirkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. Apalagi Aldi jadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang itu.
“Senang, Mas. Yang lama-lama enggak podium kan, terus ini podium pertama di awal-awal balap baru dimulai. Senang, senang sekali. Tim baru lagi,” ujarnya saat dihubungi Tribun Jogja, Senin (23/2/2026).
Selama ini, Dessy lebih sering mendukung anaknya dari rumah. Jika pun datang langsung, biasanya hanya untuk seri di kawasan Asia Tenggara.
“Kalau ke luar itu paling cuma sampai Malaysia, Thailan. Ini yang sampai Australia baru kali ini. Biasanya kalau nonton juga di rumah,” tuturnya.
Keputusan datang jauh-jauh ke Negeri Kanguru bukan tanpa alasan. Ia ingin memberi dukungan secara langsung kepada sang anak di awal musim yang penting.
“Pengin ini saja, pengin nonton secara langsung, ngasih support secara langsung,” katanya.
Berkat doa ibu
Tak ada ritual khusus jelang balapan. Tak ada pesan panjang atau wejangan teknis. Seperti kebanyakan ibu, ia hanya menguatkan lewat doa.
“Ya enggaklah. Ya cuma doa saja, kasih dukungan doa gitu saja,” ucap Dessy.
Sebelumnya, pebalap asal Bantul, DIY, Aldi Satya Mahendra tampil gemilang pada Race 2 World Supersport (WorldSSP) 2026 yang digelar di Philip Island Grand Prix Circuit, Minggu (22/2/2026).
Memulai balapan dari posisi paling buncit, yakni grid ke-28, Aldi justru mampu finis di posisi kedua.
Hasil tersebut terasa istimewa mengingat ia mengalami kendala saat sesi Superpole yang membuatnya harus start dari barisan belakang.
Sejak lampu start padam, Aldi langsung bekerja keras menyalip satu per satu rivalnya. Ia secara perlahan merangsek ke rombongan tengah sebelum akhirnya menembus barisan depan.
Dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah akibat gerimis, keputusan strategis menggunakan ban kering (slick) menjadi titik balik kebangkitannya.
“Pertama-tama saya sangat senang sekali karena akhirnya bisa mendapatkan podium kembali setelah terakhir podium di tahun 2024,” ujar Aldi saat dihubungi Tribun Jogja, Senin (23/2/2026).
Adaptasi dengan sepeda motor
Ia mengakui perjuangan menuju podium tidaklah mudah. Selain harus memulai balapan dari posisi ke-28, Aldi juga masih beradaptasi dengan sepeda motor berbeda dibanding musim 2024.
“Start dari posisi 28 dan berusaha recover ke depan lagi itu tidak mudah. Pakai motor yang berbeda dari 2024 juga membuat saya harus beradaptasi dan lebih siap secara fisik,” katanya.
Terkait strategi penggunaan ban kering saat lintasan masih diguyur gerimis, Aldi menjelaskan keputusannya diambil setelah mengamati kondisi cuaca dan karakter aspal sirkuit.
“Memang cuacanya gerimis, tapi saya tahu aspal di sini cepat kering. Saya juga melihat awannya berubah cepat karena angin kencang dari arah pantai. Jadi saya putuskan pakai slick tire karena merasa itu keputusan yang bagus,” jelasnya.
Keberhasilan ini semakin lengkap dengan kehadiran sang ibu Dessy Prasanti yang datang langsung dari Indonesia untuk memberi dukungan di paddock.
“Pastinya senang karena pertama kali datang dari Indonesia untuk menonton langsung. Jadi tambah semangat buat balapan,” ucap Aldi.
Podium di Phillip Island ini menjadi sinyal kebangkitan Aldi Satya Mahendra di WorldSSP 2026 sekaligus modal penting untuk menjaga konsistensi pada seri-seri berikutnya.
| Rektor UAJY Bawa Semangat Pendidikan Humanis Global pada Forum Presiden Universitas Asia di Taiwan |
|
|---|
| Semarakkan Hari Lahir Pancasila Lewat Merti Wayang Beber Pancasila IV dan Kirab Budaya |
|
|---|
| Atasi Keterbatasan Ruang, Wawali Kota Yogya Minta Pemerataan Event dan Festival ke Sisi Selatan |
|
|---|
| UAJY Bersama ISKA DIY dan LSI Dorong Kesadaran Ekologis Melalui Sarasehan Kebangsaan |
|
|---|
| Suporter PSIM Yogyakarta Gelar Aksi Mural, Desak Penyelesaian Kasus Mandala Krida |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dessy-Prasanti-dan-Aldi-Satya-Mahendra-di-Race-2-World-Supersport-Championship-2026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.