3 Kuda Peraih Triple Crown: Sejarah dan Perjuangan di Lintasan Balap

Triple Crown, sebuah gelar dalam pacuan kuda yang sangat sulit untuk bisa diraih. Hanya ada tiga kuda yang berhasil meraih gelar ini di Indonesia.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Instagram @sarga.co
Indonesia's Horse Racing: Indonesia Derby 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Gelar Bergengsi: Triple Crown diraih jika kuda berusia 3 tahun memenangi tiga seri balapan utama (Seri I, II, dan Indonesia Derby) secara berturut-turut dalam satu musim.
  • Tiga Kuda Legendaris: Tiga kuda yang berhasil meraih gelar ini di Indonesia, yaitu Manik Trisula (2002), Djohar Manik (2014), dan King Argentin (2025).
  • Era Baru: Kemenangan terbaru oleh King Argentin pada 2025 menandai kebangkitan industri pacuan kuda nasional dengan rekor penonton terbanyak dan hadiah mencapai Rp 1 Miliar.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Triple Crown, sebuah gelar dalam pacuan kuda yang sangat sulit untuk bisa diraih.

Pertama kali Triple Crown dicetuskan pada 1919 di Amerika Serikat.

Triple crown hanya bisa didapat ketika seekor kuda bisa memenangkan tiga balapan besar dalam satu musim.

Usia kuda tiga tahun juga menjadi syarat utama untuk bisa mendapatkan gelar Triple Crown ini di balapan.

Triple Crown di Indonesia didapat dari balapan bernama Indonesia Horse Racing Seri Seri I, II, dan Indonesia Derby secara berturut-turut.

Peraih Triple Crown terakhir terjadi pada 2025 lalu yang berhasil diraih oleh kuda bernama King Argentin.

Sebelum King Argentin berhasil meraih gelar ini dunia pacuan Indonesia telah menantikannya kurang lebih 11 tahun dari peraih sebelumnya.

Begitu susahnya gelar ini diraih sehingga hanya ada beberapa nama kuda yang berhasil mendapatkan penghargaan ini.

Berikut beberapa kuda-kuda Indonesia yang berhasil meraih gelar Triple Crown di Indonesia.

Baca juga: Mengenal Triple Crown di Pacuan Kuda, Apa Itu? Apa Maknanya?

Manik Trisula (Tahun 2002)

Manik Trisula juara Triple Crown 2002.
Manik Trisula juara Triple Crown 2002. (YouTube @Baharna TV)

Manik Trisula atau dikenal degan julukan “Sang Ratu Jragem” yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai kuda pertama peraih Triple Crown di Indonesia.

Kuda Manik Trisula lahir pada 25 September 1998, berasal dari Sumatera Barat.

Berwarna jragem, ia merupakan keturunan G3 dari kuda Thoroughbred jantan Swift John dengan kuda betina G2 bernama Putri Solo II.

Dengan kombinasi tersebut, Manik memiliki modal genetik ideal untuk menjadi kuda jarak menengah jauh.

Dipoles oleh Ir. Febrius A. dan dinaiki joki muda penuh potensi, A. Suhara. 

Manik Trisula tumbuh di bawah bendera Pamulang Stable, mewakili asa pacuan Sumatera Barat. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved