Liga Nusantara

Laga Krusial Persiba Bantul Hadapi Pemuncak Klasemen Perseden Denpasar

Misi berat nan krusial harus dihadapi Persiba Bantul dalam lanjutan kompetisi Liga Nusantara 2025/2026

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/IST/dok. Persiba Bantul
BERLAGA - Pemain Persiba Bantul berfoto bersama sebelum laga kontra Persekabpas Pasuruan di Stadion Pasiran, Surabaya, Rabu (17/12/2025) 

 

​TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA – Misi berat nan krusial harus dihadapi Persiba Bantul dalam lanjutan kompetisi Liga Nusantara 2025/2026.

Laskar Sultan Agung dijadwalkan menantang pemuncak klasemen, Perseden Denpasar, di Lapangan Pasiran, Surabaya, Senin (29/12/2025) sore.

​Laga matchday ke-9 ini bukan sekadar pertandingan biasa.

Bagi Persiba, ini adalah partai "hidup-mati" untuk segera beranjak dari bibir jurang degradasi Grup D, sekaligus menjaga asa tipis menuju babak 8 besar.

​Hingga laga kedelapan, performa tim kebanggaan warga Bantul ini masih jauh dari kata memuaskan. Persiba kini nangkring di urutan kelima dari enam kontestan.

​Dengan koleksi 9 poin, posisi Edgar Amping dkk belum aman. Mereka hanya terpaut lima angka dari juru kunci, Waanal Brothers FC (4 poin), yang membayangi di zona degradasi otomatis ke Liga 4.

​Meski terseok-seok, peluang Persiba merangsek ke papan atas sebenarnya belum tertutup rapat. Secara matematis, dengan 7 laga tersisa, ada 21 poin maksimal yang bisa diraup jika mampu menyapu bersih kemenangan.

​Saat ini, Perseden Denpasar memimpin dengan 18 poin, disusul Persekabpas (16), Persebata (13), dan Gresik United (9). Syaratnya berat Persiba harus tampil sempurna di sisa musim.

​Ujian kian berat lantaran grafik performa tim belum kunjung melejit meski nahkoda telah berganti dari Andri Ramawi ke Susanto. Di bawah arahan Coach Susanto, Persiba baru memetik satu kemenangan, dua seri, dan dua kekalahan.

​Manajer Persiba Bantul, Endro Bawono, menegaskan pihaknya telah melakukan evaluasi total bersama jajaran pelatih dan direktur teknik.

​"Kami bertekad meraih kemenangan di sisa laga agar bisa lolos ke babak 8 besar," tegas Endro, Minggu (28/12/2025).

​Namun, ia tak menampik jika kondisi skuat sedang tidak ideal. Padatnya jadwal sistem home tournament dengan format triple round robin mulai memakan korban.

​"Jeda pertandingan sangat singkat. Saat ini beberapa pemain kami harus absen karena cedera dan akumulasi kartu kuning. Ini tantangan berat bagi kami," pungkasnya. (mur)

PSBS Biak Siapkan Strategi Khusus Hadapi PSIM Yogyakarta

PSS Sleman Optimalkan Regulasi U-21, Pemain Muda Jadi Senjata Rahasia

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved