PSS Sleman

PSS Sleman Optimalkan Regulasi U-21, Pemain Muda Jadi Senjata Rahasia

PSS Sleman menunjukkan komitmen kuat dalam mengoptimalkan potensi pemain muda sepanjang kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
tribunjogja/Almurfi Syofyan
Pemain PSS Sleman saat akan berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman beberapa waktu lalu. 

 

Ringkasan Berita:PSS Sleman serius mengembangkan pemain muda di Pegadaian Championship 2025/2026. 
 
  • Pemain U-21 jadi bagian penting strategi tim, bukan sekadar pelengkap regulasi.
  • Nama-nama seperti Saiful Djoge, Fadhilah Aziz, dan Relosa Rivan mulai bersinar.
  • Regulasi 90 menit pemain muda dijadikan momentum membangun generasi baru Super Elja.

 

Sleman Tribunjogja.com --- PSS Sleman menunjukkan komitmen kuat dalam mengoptimalkan potensi pemain muda sepanjang kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. 

Keberadaan pemain U-21 di skuad Super Elja bukan sekadar untuk memenuhi regulasi, melainkan diproyeksikan sebagai bagian penting dari kekuatan tim di kasta kedua sepak bola nasional.

Dalam 12 pertandingan terakhir, sejumlah pemain muda konsisten mendapat kesempatan tampil. 

Nama-nama seperti Saiful Djoge (19), Fadhilah Aziz (20), dan Relosa Rivan (20) mulai mendapat kepercayaan untuk berkembang di level senior.

Statistik Penampilan Pemain Muda

  • Saiful Djoge: tampil dalam 9 pertandingan.
  • Fadhilah Aziz: mencatatkan 8 penampilan.
  • Relosa Rivan: mengoleksi 3 caps.
  • Ferrel Arda Santoso (20) dan Achmad Zidan Arrosyid (19): belum mencatatkan debut musim ini.

Data ini menunjukkan bahwa PSS tidak hanya memberi kesempatan, tetapi juga membangun fondasi regenerasi tim secara nyata.

Regulasi Pemain Muda di Pegadaian Championship

Musim ini, Pegadaian Championship memberlakukan regulasi khusus pemain muda. Setiap klub diwajibkan:

  • Mendaftarkan minimal lima pemain U-21.
  • Memainkan setidaknya satu pemain U-21 sebagai starter.
  • Memenuhi akumulasi 90 menit bermain untuk pemain muda dalam satu pertandingan.
  • Regulasi ini bisa dipenuhi melalui kombinasi beberapa pemain muda dalam satu laga.

Strategi Pelatih Ansyari Lubis

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa pelibatan pemain muda bukan keputusan mendadak.

Sejak awal musim, mereka sudah dipersiapkan agar mampu menjawab kebutuhan tim utama.

Menurut Ansyari, banyaknya opsi pemain muda justru memberi keuntungan.

Tim lebih leluasa menyusun strategi tanpa terbebani regulasi, sekaligus fleksibel menyesuaikan kebutuhan taktikal di setiap pertandingan.

Ia bahkan menyebut pemain muda sebagai “senjata rahasia” PSS. 

“Dua dimasukkan, begitu babak kedua kita ganti, sudah 90 menit. Berarti kan semuanya harus kita siapkan opsi-opsi itu,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved