Liga Nusantara
Persiba Bantul Gagal Manfaatkan Momentum, Ditahan Imbang Gresik United 0-0
Persiba Bantul gagal memaksimalkan peluang untuk memangkas jarak di papan atas klasemen sementara putaran ketiga Liga Nusantara 2025/2026.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Persiba Bantul gagal memaksimalkan peluang untuk memangkas jarak di papan atas klasemen sementara putaran ketiga Liga Nusantara 2025/2026.
- Melakoni laga krusial melawan Gresik United di Stadion THOR, Surabaya, Sabtu (17/1/2026) sore, Laskar Sultan Agung harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang tanpa gol.
- Sejak peluit kick-off dibunyikan pada pukul 15.00 WIB, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Kedua tim bermain disiplin, namun benturan antar pemain tak terhindarkan.
TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA – Persiba Bantul gagal memaksimalkan peluang untuk memangkas jarak di papan atas klasemen sementara putaran ketiga Liga Nusantara 2025/2026.
Melakoni laga krusial melawan Gresik United di Stadion THOR, Surabaya, Sabtu (17/1/2026) sore, Laskar Sultan Agung harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang tanpa gol.
Sejak peluit kick-off dibunyikan pada pukul 15.00 WIB, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Kedua tim bermain disiplin, namun benturan antar pemain tak terhindarkan.
Wasit tercatat mengeluarkan total empat kartu kuning, masing-masing dua untuk tiap tim sebagai buntut dari kerasnya persaingan di lapangan.
Hasil imbang ini terasa sangat disayangkan bagi Persiba. Pasalnya, di saat yang bersamaan, dua pesaing utama mereka yakni Persekabpas Pasuruan dan Perseden Denpasar justru menelan kekalahan.
Seandainya Persiba berhasil mengamankan tiga poin, posisi mereka di klasemen dipastikan akan melonjak drastis.
Dengan tambahan satu poin ini, Persiba Bantul masih tertahan di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 20 poin.
Mereka kini membayangi Perseden Denpasar di posisi kedua (22 poin) dan Persekabpas Pasuruan yang masih kokoh di puncak dengan 23 poin.
Usai laga, Pelatih Persiba Bantul, Susanto, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya meski merasa kurang puas dengan hasil akhir.
"Puji syukur masih diberi kesehatan dan keselamatan. Pemain sudah bekerja sangat keras dan motivasi mereka sangat tinggi untuk menang, tapi saya sendiri belum bisa memberikan kemenangan untuk Persiba," ujar Susanto.
Di sisi lain, nada kecewa datang dari penggawa Persiba, Sansan Fauzi. Ia menyoroti kinerja wasit yang dianggap banyak merugikan timnya melalui keputusan-keputusan yang janggal.
"Sayang sekali pertandingan dicederai oleh wasit. Banyak keputusan yang kurang pas dan kartu kuning yang tidak pantas buat kami," Katanya.
"Intinya sebagai pemain, sampai kapan sepak bola Indonesia seperti ini terus? Meski di Liga Nusantara, aspek wasit harus tetap diperhatikan," tegas Sansan.
| Persiba Bantul Masih Bisa Promosi ke Liga 2, Ini Caranya |
|
|---|
| Pantang Seri atau Kalah, Persiba Bantul Hadapi Partai Hidup Mati Kontra Perseden Denpasar |
|
|---|
| Laga Krusial Persiba Bantul Hadapi Pemuncak Klasemen Perseden Denpasar |
|
|---|
| Imbang Lawan Persebata, Persiba Bantul Masih di Puncak Grup D Liga Nusantara |
|
|---|
| Persiba Bantul Siap Tempur di Grup D Liga Nusantara 2025/2026, Kickoff 29 November |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Persiba-Bantul-vs-Persekabpas-Pasuruan-17122025.jpg)