4 PlotTwist Drakor Can This Love Be Translated? Bikin Penonton Mikir Ulang

Berikut 4 plot twist utama dalam series Can This Love Be Translated? yang paling bikin penonton bingung

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
youtube.com/netflixindonesia
Can This Love Be Translated 

TRIBUNJOGJA.COM - Drama Korea Can This Love Be Translated? merupakan drakor orgiginal netflix dengan genre romansa sederhana mengenai bahasa, komunikasi, dan hubungan antara aktris dan penerjemah.

Namun menyimpan banyak lapisan cerita yang perlahan terbuka lewat detail kecil, dialog ambigu, dan memori masa lalu sang tokoh utama.

Salah satu kekuatan utama drakor ini terletak pada plot twist psikologis dan emosional yang tidak selalu dijelaskan secara gamblang.

Penonton dipaksa menafsirkan sendiri potongan-potongan cerita, terutama yang berkaitan dengan masa lalu Cha Mu Hee (Go Younjung) dan dinamika hubungannya dengan orang-orang terdekat.

Berikut 4 plot twist utama dalam series Can This Love Be Translated? yang paling bikin penonton terkejut sekaligus bingung dan justru membuat ceritanya terasa membekas.

Baca juga: 6 Lokasi Syuting Ikonik di Drakor Can This Love Be Translated?


1. Do Rami Hanylah Delusi Cha Mu Hee

Sejak kemunculan Do Rami, banyak penonton menganggapnya sebagai karakter misterius dengan kepribadian unik dan kehadiran yang terasa “berbeda”.

Namun seiring berjalannya episode, muncul kejanggalan-kejanggalan kecil seperti Do Rami sering hadir di momen tertentu saja, jarang berinteraksi dengan karakter lain, dan selalu muncul ketika Cha Mu Hee (Go Younjung) berada dalam kondisi emosional yang rapuh.

Plot twist besar akhirnya terungkap Do Rami adalah delusi Mu Hee (Go Younjung).

Do Rami bukan sosok nyata, melainkan representasi dari ibu kandung Mu Hee (Go Younjung) di masa lalu, yang memiliki wajah sangat mirip dengannya, bahkan nyaris plek ketiplek.

Delusi ini menjadi mekanisme bertahan hidup Mu Hee (Go Younjung) dalam menghadapi trauma masa kecil dan kekosongan figur ibu yang tidak pernah benar-benar hadir dalam hidupnya.

Twist ini bukan hanya mengejutkan, tapi juga menggeser genre cerita dari sekadar romansa menjadi drama psikologis yang subtil.

Kehadiran Dorami menjadi simbol luka lama yang belum sembuh, sekaligus kerinduan Mu Hee (Go Younjung) terhadap sosok ibu yang tak pernah bisa ia pahami sepenuhnya.

 
2. Status Orang Tua Mu Hee Sengaja Dibuat Abu-Abu 

Berbeda dengan kebanyakan drakor yang suka memberikan jawaban pasti, Can This Love Be Translated? justru memilih jalan sebaliknya.

Status orang tua Mu Hee (Go Younjung) dibuat sengaja tidak jelas.

Penonton tidak pernah benar-benar diberi kepastian apakah orang tua Mu Hee (Go Younjung) masih lengkap atau tidak.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved