Mengenal Metode EDFAT: Bantu Kamu Jadi Fotografer yang Lebih Profesional
Metode ini berfungsi sebagai panduan sederhana untuk menyempurnakan visi fotografi dengan menerapkan lima elemen dasar dalam proses pemotretan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Pendekatan ini memperlihatkan hubungan antara subjek dan ruang sekitarnya, sehingga foto memiliki makna yang lebih utuh dan informatif.
2. Details: Menyoroti Bagian Penting Subjek
Tahap berikutnya dalam metode EDFAT adalah Details, yaitu proses pengambilan gambar yang menitikberatkan pada bagian-bagian kecil dari sebuah objek.
Pada tahap ini, fotografer diajak untuk mendekat dan lebih peka terhadap elemen visual yang kerap luput dari perhatian, tetapi justru mampu menyampaikan cerita yang kuat.
Detail sering kali menyimpan makna penting dalam sebuah foto.
Tekstur, bentuk, dan ekspresi tertentu dapat menghadirkan kesan yang lebih intim dan personal.
Ketika subjeknya manusia, fotografer dapat menyoroti bagian seperti tangan, kaki, mata, atau ekspresi wajah yang mencerminkan emosi dan aktivitas subjek secara lebih mendalam.
Foto detail memiliki peran besar dalam memperkaya rangkaian visual.
Kehadirannya melengkapi foto keseluruhan adegan dan membantu penonton merasakan kedekatan emosional dengan subjek.
Dengan fokus pada detail, cerita yang disampaikan melalui foto menjadi lebih hidup, berlapis, dan memiliki kedalaman yang lebih kuat.
3. Frame: Mengatur Komposisi dan Focal Length
Elemen Frame dalam metode EDFAT mendorong fotografer untuk mengeksplorasi bingkai foto melalui variasi lensa dan panjang fokus.
Tahap ini menekankan pentingnya mencoba berbagai pendekatan visual agar subjek tidak terlihat monoton dan memiliki kedalaman cerita yang lebih kuat.
Fotografer dapat memotret subjek dari beragam focal length dengan melakukan zoom in dan zoom out, maju mendekati objek, lalu mundur untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda.
Perubahan jarak pemotretan akan menghasilkan tampilan visual yang bervariasi, meski subjek yang difoto tetap sama.
Proses ini membantu fotografer memahami bagaimana perspektif dapat memengaruhi kesan sebuah foto.
Penggunaan lensa yang berbeda juga berpengaruh besar terhadap karakter gambar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ISTILAH-FOTOGRAFI-BERAWALAN-Q.jpg)