6 Lokasi Syuting Ikonik di Drakor Can This Love Be Translated?
6 lokasi syuting drakor Can This Love Be Translated, kunjungi hingga 3 negara
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Heritage Park Historical Village merupakan destinasi hiburan yang dipadukan bersama edukasi sejarah Kanada Barat tahun 1860an.
Luas Heritage Park Historical Village mencapai 127 hektar, berada di sekitar tepi Waduk Glenmore Kanada.
Dengan lahan seluas itu, taman ini menjadi destinasi wisata utama di Calgary yang masih lengkap dengan bangunan kuno asli, staf berkostum, kereta uap, serta wahana antik.
4. Drumheller Badlands, Kanada
Lokasi ini merupakan salah satu lokasi yang menjadi ikonik drakor Can This Love Be Translated karena scene favorit penonton yang sudah beredar sejak trailer rilis.
Terletak di sepanjang Sungai Red Deer, kawasan Drumheller Badlands memberikan pemandangan erosi batuan berlapis yang unik.
Formasi hoodoos, serta endapan fosil dinosaurus terbesar di dunia, menjadikan Drumheller Badlands pusat pariwisata paleontologi yang populer di Kanada.
Selain menjadi lokasi syuting, kawasan Drumheller Badlands biasanya dimanfaatkan sebagai lokasi hiking, fotografi, hingga tur penjelajahan geologis.
5. Piazza IV Novembre, Italia
Beralih ke negara Italia, bangunan Piazza IV Novembre seringkali di sorot di beberapa episode akhir Can This Love Be Translated.
Tempat ini merupakan bangunan alun-alun bersejarah yang menjadi pusat kota Perugia, Umbria, Italia.
Terkenal sebagai jantung kehidupan sosial dan dikelilingi bangunan abad pertengahan penting seperti Palazzo dei Priori, Katedral Perugia, serta ikon utama berupa air mancur Maggiore.
Biasanya, Piazza IV Novembre digunakan sebagai pusat titik kumpul kegiatan sosial, budaya, sejarah, hingga menjadi fasilitas untuk duduk bersantai di kawasan bangunan.
Baca juga: 31 Lagu Pengiring Perjalanan Mu-Hee dan Ho-Jin dalam "Can This Love Be Translated?"
6. The Next Page, Kanada
Menjadi lokasi yang disorot saat Joo Ho Jin (Kim Seon Ho) mampir membeli buku saat tiba di Italia.
The Next Page merupakan sebuah toko buku yang memang terkenal dengan koleksi buku vintage.
The Next Page dikenal sebagai tempat komunitas dan menjual berbagai koleksi buku yang seringkali menjadi lokasi yang disebut dalam konten lokal atau sosial media.
Meski hanya disorot sesaat dalam Can This Love Be Translated, The Next Page memunculkan rasa penasaran penonton karena tempatnya yang menggambarkan Italia yang penuh dengan tempat vintage vibes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lokasi-Syuting-Can-This-Love-Be-Translated-Drumheller-Badlands.jpg)