Ramadan 2026

Menjaga Kolesterol dan Gula Darah Tetap Stabil Selama Berpuasa

Kuncinya ternyata bukan pada seberapa banyak yang kita makan, melainkan pada apa yang kita santap saat sahur

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Kompas.com/designer491
ILUSTRASI - Menjaga kolesterol tetap stabil 

​TRIBUNJOGJA.COM - Menjalankan ibadah puasa bukan berarti kita mengabaikan kesehatan metabolisme. 

Bagi banyak orang, tantangan terbesar saat Ramadan adalah menjaga kadar kolesterol dan gula darah agar tidak melonjak. 

Kuncinya ternyata bukan pada seberapa banyak yang kita makan, melainkan pada apa yang kita santap saat sahur.

​Mengapa Menu Sahur Sangat Krusial?

​Saat sahur, kita sedang membangun 'fondasi' energi untuk belasan jam ke depan. 

Jika Anda memilih karbohidrat sederhana (seperti nasi putih berlebih atau gorengan), gula darah akan melonjak cepat lalu turun drastis (sugar crash). 

Hal ini memicu rasa lemas dan lapar yang lebih cepat.

​Bagi penderita kolesterol tinggi, menu sahur yang penuh lemak jenuh (santan, gorengan, daging olahan) dapat memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko plak pembuluh darah.

Baca juga: Tahu Isi Nasi Pedas, Cara Unik Menikmati Nasi Saat Sahur

​Strategi Memilih Menu Sahur yang Aman

​1. Karbohidrat Kompleks adalah Kunci

Gantilah nasi putih atau roti putih dengan sumber karbohidrat yang memiliki indeks glikemik rendah. 

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat, sehingga gula darah tetap stabil.

​Pilihan Terbaik: Beras merah, oat (oatmeal), ubi jalar, atau roti gandum utuh.

​2. Utamakan Protein Tanpa Lemak

​Protein memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa harus menyumbang kolesterol jahat (LDL).

​Pilihan Terbaik: Dada ayam tanpa kulit (direbus/panggang), ikan, telur rebus, tempe, dan tahu.

​3. Lemak Sehat untuk Jantung

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved