Alah Batahun Rantau Manjadi Labuahan Hiduik, Jadi Lagu Khas Mudik Lebaran
Lagu ini kerap muncul dalam berbagai video perjalanan mudik di media sosial, menggambarkan suasana haru bahagia saat kembali ke kampung halaman.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Tak heran jika banyak perantau merasa sangat terhubung dengan pesan yang ada di dalamnya.
Menjadi Ciri Khas Momen Mudik
Dirilis pada tahun 2021, lagu ini perlahan mendapat perhatian luas dari pendengar.
Popularitasnya terus meningkat seiring banyaknya pengguna media sosial yang menggunakan lagu tersebut sebagai backsound video perjalanan pulang kampung.
Hingga saat ini, lagu Taragak Pulang telah diputar lebih dari 16 juta kali di platform streaming musik Spotify.
Selain di platform musik, lagu ini juga sering muncul dalam berbagai konten perjalanan mudik di aplikasi seperti TikTok dan Instagram.
Potongan liriknya yang penuh makna sering dipadukan dengan visual perjalanan panjang di jalan tol,
pemandangan kampung halaman, hingga momen haru saat bertemu keluarga setelah sekian lama berpisah.
Baca juga: Resep Kue Cubit No Mixer, Bisa Jadi Ide Hidangan Manis Saat Lebaran
Keberhasilan Taragak Pulang bukan hanya karena musiknya yang enak didengar, tetapi juga karena liriknya mampu mewakili perasaan banyak orang.
Lagu ini seolah menjadi simbol kerinduan para perantau yang menantikan momen pulang, terutama saat Lebaran.
(MG Shabrina Andini)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261203-Taragak-Pulang.jpg)